Memasuki menit ke-60, Heidenheim mendapatkan peluang emas lewat Leo Scienza. Tetapi, upayanya masih bisa ditangkap oleh kiper Copenhagen, Diant Ramaj.
Namun, pada menit ke-72, Leo Scienza berhasil mencetak gol bagi Heidenheim melalui tendangan bebas ciamik. Skor menjadi 1-2, dan pertandingan semakin menegangkan.
Ketika waktu normal berakhir, agregat kedua tim menjadi 3-3, memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak extra time. Di babak pertama tambahan waktu, kedua tim saling melakukan serangan, tapi tak ada gol tambahan yang tercipta.
Menit ke-113 menjadi momen krusial bagi Copenhagen. Rodri Huescas muncul sebagai pahlawan dengan mencetak gol dari serangan balik cepat. Skor menjadi 1-3, dan semangat Copenhagen semakin membara.
Hingga akhir babak extra time, Copenhagen berhasil mempertahankan keunggulan mereka. Laga pun berakhir dengan kemenangan Copenhagen. Loverne sukses lolos ke babak 16 besar Liga Konferensi Eropa.