Pasien Prabowo, Oleh: Dahlan Iskan

Senin 10 Nov 2025 - 22:21 WIB
Reporter : Gale
Editor : A Gafur

Yang penting rambut berhasil ditarik dari dalam tepung tanpa tepungnya berserakan. Presiden SBY –sejak menjabat kassospol TNI– berhasil melaksanakan reformasi TNI dengan sangat mulus.

Padahal sebelum itu TNI menguasai hampir seluruh bidang kehidupan: di jabatan-jabatan pemerintahan, di BUMN, di perpolitikan.

Hebatnya TNI bisa menerima reformasi itu dengan sangat lapang dada –sebagai keharusan sejarah. Padahal TNI punya segala-segalanya untuk menggagalkan reformasi itu. Terutama punya senjata. Tapi TNI pilih menyelamatkan bangsa ini: agar Indonesia bisa menjadi negara sejahtera dan maju.

Tapi setelah 25 tahun TNI kembali ke barak, Anda bisa melihat sendiri apa yang terjadi. ''Pengorbanan'' besar TNI itu belum membawa Indonesia seperti yang diinginkan reformasi. Indonesia masih menjadi pasien. Sudah 25 tahun menjadi pasien. Di beberapa bidang justru kian parah.

Kini ''dokter Prabowo'' menangani pasien itu. Prof Jimly sudah mencanangkan target: dalam tiga bulan sudah bisa melaporkan hasilnya kepada Presiden.

Maka Butet jangan dulu keburu bikin teater dengan judul ''Pasien No 2''. Biarlah Pasien No 1 sembuh dulu –karena bisa saja saat penyakit itu ditangani justru terjadi komplikasi.

Kategori :

Terkait

Selasa 24 Feb 2026 - 17:50 WIB

Kolegium MK Oleh: Dahlan Iskan,

Kamis 19 Feb 2026 - 21:10 WIB

Tiga Huruf, Oleh: Dahlan Iskan

Rabu 18 Feb 2026 - 19:10 WIB

Produksi Massal, Oleh: Dahlan Iskan

Selasa 17 Feb 2026 - 19:08 WIB

Puncak Gunung, Oleh: Dahlan Iskan

Senin 16 Feb 2026 - 20:30 WIB

Tarim Habib, Oleh: Dahlan Iskan