Baca Koran curupekspress Online - bacakorancurup.com

Petani Kopi di Suban Ayam Was-was Pasca Perampokan

Kejadian perampokan di desa suban ayam-Ist/CE-

BACAKORANCURUP.COM - Pasca aksi bandit yang melakukan perampokan petani kopi di Desa Suban Ayam Kecamatan Selupu Rejang. Saat ini atas peristiwa tersebut para warga khususnya petani didaerah tersebut  merasa was-was.

Apalagi belakangan diketahui aksi perampokan tersebut terjadi ketika korban Midi sedang menunggu hasil panen kopi di perkebunannya yang berada jauh dari pemukiman warga.

Salah seorang petani yang juga warga Desa Suban Ayam mengaku khawatir kejadian serupa bisa terulang. 

“Was was ini dalam artian kalau hari ini menimpa Pak Midi, tidak menutup kemungkinan besok bisa terjadi juga di tempat lain. Apalagi kebun kopi kami letaknya jauh dari perkampungan,” ungkapnya.

BACA JUGA:Nasib 1.500 Calon PPPK Rejang Lebong Masih Menggantung, Ini Penjelasan BKPSDM

BACA JUGA:Sekolah Garuda di Rejang Lebong Akan Gunakan Arsitektur Khas Budaya Lokal, Ini Kata Wamen Stella

Ia menambahkan, selama ini masyarakat sekitar belum pernah mengalami kejadian perampokan di kebun kopi. Kasus yang dialami Midi disebut sebagai yang pertama kali terjadi.

 “Kami berharap aparat kepolisian segera mengungkap pelaku perampokan ini agar kami bisa bekerja di kebun dengan tenang,” ujarnya.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kasus perampokan tersebut. Warga berharap penanganan cepat dilakukan untuk mengantisipasi terulangnya kejadian serupa.

Diberitakan sebelumnya, peristiwa perampokan ini bermula saat korban Midi mendengar seseorang memanggil dari luar pondok kebun dengan mengatakan bahwa anaknya mengalami kecelakaan. Tanpa curiga, Midi langsung membuka pintu pondoknya. Namun naas, begitu pintu terbuka, lima orang pria berpakaian seragam hitam dengan wajah tertutup langsung menghadangnya.

“Salah satu pelaku langsung menyergap, mengikat, dan menutup mata saya. Istri saya juga mengalami hal yang sama,” ungkap Midi saat ditemui usai melapor ke pihak kepolisian.

Dalam kondisi terikat, korban tidak berdaya saat para pelaku menggasak sejumlah barang berharga. Perampok membawa kabur uang tunai, perhiasan emas, serta 18 karung kopi dari dalam pondok kebun. Total kerugian ditaksir mencapai Rp 64.750.000.

Midi juga mengaku mendapat perlakuan kasar.

 “Saya sempat ditendang dan diinjak salah seorang pelaku,” ujarnya dengan wajah masih tampak trauma.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan