Libur Tahun Baru 2026, Kawasan Wisata Rejang Lebong Dipadati Pengunjung
Kepadatan kendaraan dilokasi wisata Curup.-razik/ce-
BACAKORANCURUP.COM - Pada momentum libur Tahun Baru 2026 dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata bersama keluarga. Sejumlah destinasi unggulan di Kabupaten Rejang Lebong pun diserbu pengunjung, baik dari dalam daerah maupun wisatawan luar kabupaten.
Meningkatnya jumlah wisatawan berdampak langsung pada lonjakan arus kendaraan menuju kawasan wisata. Di beberapa titik, kepadatan lalu lintas tak terhindarkan hingga menimbulkan antrean kendaraan cukup panjang, khususnya di jalur menuju objek wisata favorit.
Pantauan di lapangan menunjukkan kepadatan terjadi di sejumlah destinasi seperti Wisata Tebing Suban, Pendowo Lima, Danau Mas Harun Bastari, serta beberapa lokasi wisata lainnya. Kendaraan roda dua dan roda empat tampak mengular, terutama pada jam-jam sibuk sejak pagi hingga sore hari.
BACA JUGA: Terseret Banjir, Petani Tewas Tersangkut Dibatang Kopi
BACA JUGA: Sepanjang Tahun 2025, Polres Rejang Lebong Ungkap 197 TSK
Kasi Humas Polres Rejang Lebong, AKP Sinar Simanjuntak, membenarkan terjadinya peningkatan volume kendaraan selama libur Tahun Baru. Menurutnya, lonjakan aktivitas masyarakat sudah mulai terlihat sejak libur akhir tahun dan diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan.
“Benar, volume kendaraan meningkat signifikan di kawasan wisata. Banyak masyarakat yang memanfaatkan libur Tahun Baru untuk berkunjung ke tempat-tempat wisata,” ujar Sinar, Kamis (1/1).
Ia menjelaskan, untuk mengantisipasi kepadatan dan mencegah kemacetan berkepanjangan, Polres Rejang Lebong melalui Satuan Lalu Lintas telah menurunkan personel ke sejumlah titik rawan.
“Personel Satlantas kami siagakan di lokasi-lokasi wisata untuk melakukan pengaturan lalu lintas dan membantu mengurai kepadatan kendaraan,” jelasnya.
Selain pengamanan lalu lintas, pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tetap mengedepankan keselamatan selama berwisata. Pengunjung diminta mematuhi aturan berlalu lintas serta memanfaatkan Pos Pelayanan dan Pos Pengamanan apabila membutuhkan bantuan.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk tetap berhati-hati saat berkendara, patuh pada rambu lalu lintas, dan waspada saat berada di lokasi wisata,” tambahnya.
Sementara itu, salah seorang wisatawan asal Bengkulu, Dian, mengaku kemacetan memang terjadi di beberapa titik, namun masih tergolong wajar mengingat tingginya jumlah pengunjung.
“Kami datang bersama keluarga. Memang sempat macet, tapi hanya di titik-titik tertentu saja,” ungkapnya.
BACA JUGA: Bupati Rejang Lebong Tegaskan ASN Dilarang Perpanjang Libur Tahun Baru