Pemkab Rejang Lebong Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berorientasi Kebutuhan Warga
Bupati Rejang Lebong, H.M. Fikri, S.E, M.AP.-Razik/CE -
BACAKORANCURUP.COM - Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh program pembangunan infrastruktur berjalan tepat sasaran dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Penegasan tersebut disampaikan sebagai upaya meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran daerah sekaligus mendorong pemerataan pembangunan.
Bupati Rejang Lebong, H. M. Fikri , SE, M.AP, menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur harus direncanakan secara matang dan berbasis pada kondisi riil di lapangan. Menurutnya, setiap proyek yang dilaksanakan tidak hanya mengejar target fisik, tetapi juga harus memberi dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
BACA JUGA:Cuaca Ekstrem jadi Kendala Pembangunan Drainase di Rejang Lebong
BACA JUGA:Bulog Rejang Lebong Pastikan Harga dan Stok Bahan Pokok Tetap Aman
“Pembangunan tidak boleh asal bangun. Semua harus terencana dengan baik dan sesuai kebutuhan masyarakat, sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Bupati Fikri.
Ia menekankan pentingnya perencanaan yang terintegrasi antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar pelaksanaan pembangunan tidak tumpang tindih dan berjalan selaras dengan arah kebijakan daerah. Pengawasan juga disebut menjadi faktor penting untuk menjaga kualitas hasil pekerjaan.
Sementara itu, Plt Kepala Bappeda Rejang Lebong, Afreda Rotua Purba, menambahkan bahwa setiap program infrastruktur diselaraskan dengan dokumen perencanaan pembangunan daerah, baik jangka menengah maupun tahunan.
“Perencanaan dilakukan secara sistematis agar pembangunan infrastruktur tidak hanya selesai dibangun, tetapi juga berkelanjutan dan tepat guna,” ungkap Afreda.
BACA JUGA: Justin Barki Sumbang Rp 1 Miliar untuk Korban Banjir Sumatera
BACA JUGA: MA Buka Seleksi Hakim Konstitusi 2026, Ini Syarat dan Waktu Pendaftarannya
Dengan komitmen tersebut, Pemkab Rejang Lebong berharap pembangunan infrastruktur ke depan mampu meningkatkan konektivitas wilayah, mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, serta mempercepat pemerataan pembangunan di seluruh kecamatan.