Baca Koran curupekspress Online - bacakorancurup.com

Korban Hanyut Sempat Tinggalkan Pesan Untuk Ibunya

proses pencarian korban tenggelam-razik/ce-

BACAKORANCURUP.COM - Duka mendalam menyelimuti keluarga korban hanyut yang terjadi di Kabupaten Rejang Lebong pada Jumat (9/1) siang. Orang tua korban, Nurmufidah, tak kuasa menahan kesedihan setelah mengetahui putrinya diduga hanyut terbawa arus sungai saat hendak pulang dari rumah teman.

Dengan suara bergetar, Nurmufidah menuturkan bahwa peristiwa tersebut menjadi pukulan terberat dalam hidupnya. Ia tak pernah menyangka, izin sederhana yang ditinggalkan sang anak dalam secarik kertas justru menjadi pesan terakhir.

“Sebelum pergi, dia sempat menulis surat kecil untuk saya. Isinya izin mau kerja kelompok ke rumah temannya. Saya tidak menyangka itu surat terakhir dari anak saya,” tutur Nurmufidah dengan mata berkaca-kaca.

BACA JUGA: Anggaran Dipotong, Perangkat Desa Khawatir Gaji Terancam Tak Penuh

BACA JUGA: Penantian Honorer Berakhir, 355 PPPK Paruh Waktu Rejang Lebong Dilantik Januari Ini

Menurutnya, korban pergi bersama saudara kembarnya untuk menyelesaikan tugas kelompok. Namun nahas, di tengah perjalanan korban diduga terpeleset dan terseret arus air yang tengah deras akibat hujan berkepanjangan.

“Rasanya sakit sekali sebagai ibu. Saya hanya berharap anak saya segera ditemukan,” ujarnya lirih.

Sementara itu, upaya pencarian terus dilakukan oleh tim gabungan. Kapolres Rejang Lebong AKBP Florentus Situngkir, melalui Kasi Humas Polres Rejang Lebong AKP Hasan Basri, menyampaikan bahwa proses pencarian masih berlangsung hingga saat ini.

“Pencarian masih terus dilakukan. Area penyisiran kami perluas hingga ke Danau Suro, karena lokasi tersebut merupakan salah satu muara dari aliran air tempat korban pertama kali hanyut,” jelas AKP Hasan Basri.

BACA JUGA: Soal Penetapan Yaqut Sebagai Tersangka Korupsi Haji, Ini Kata PBNU

BACA JUGA: Awal 2026, Banjir dan Longsor Kembali Terjang Rejang Lebong, Debit Air Sungai Terus Meningkat

Ia menambahkan, selain menyisir muara, tim gabungan juga tetap melakukan penyisiran sepanjang aliran sungai dari titik awal korban dilaporkan hanyut.

“Semalam pencarian sempat dihentikan karena kondisi tidak memungkinkan dan faktor keselamatan. Namun pagi ini kembali dilanjutkan,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan yang terdiri dari BPBD Rejang Lebong, Kepolisian, TNI, Basarnas, relawan, serta masyarakat setempat masih berjibaku melakukan pencarian di tengah kondisi cuaca yang belum sepenuhnya bersahabat.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan