Tiga Titik Gorong-Gorong di Curup Segera Dibangun, Kondisinya Kritis
Salah satu jalan amblas di curup-Razik/ce-
BACAKORANCURUP.COM - Kondisi tiga titik gorong-gorong di kawasan perkotaan Curup yang mengalami kerusakan parah dan terancam putus dipastikan akan segera ditangani pemerintah daerah pada tahun ini. Kerusakan tersebut dinilai membahayakan pengguna jalan dan mengganggu aktivitas warga.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kabupaten Rejang Lebong, Hary Eko Purnomo, mengatakan perbaikan gorong-gorong sudah masuk dalam program prioritas dan tinggal menunggu proses administrasi rampung.
“Anggarannya sudah dialokasikan di APBD. Saat ini kami masih menunggu DPA. Kalau administrasi selesai, pekerjaan langsung kami mulai,” ujar Eko saat ditemui wartawan, Senin (26/1).
BACA JUGA:Pelajar Asal Baru Manis Jadi Korban Begal di Curup Utara, Saat Berangkat ke Sekolah
BACA JUGA:Anggaran Daerah Menyusut, DPRD Rejang Lebong Minta Program Disusun Lebih Selektif
Ia menjelaskan, salah satu titik terparah berada di Jalan A. Marzuki, depan Sekolah Taman Siswa (Tamsis), Kelurahan Talang Rimbo Baru. Di lokasi tersebut, badan jalan terpaksa ditutup total demi menghindari risiko kecelakaan.
“Gorongnya sudah sangat kritis, kalau dipaksakan dilalui justru membahayakan. Karena itu sementara kita tutup total,” jelasnya.
Menurut Eko, pembangunan akan difokuskan pada tiga titik utama, termasuk jalur dari Simpang Tiga Hotel Mira hingga ke persimpangan Jalan Cokro, serta gorong di sekitar kawasan Tamsis menuju Gedung Serba Guna Talang Rimbo Baru. Pekerjaan mencakup pemasangan gorong baru dan penataan ulang sistem drainase.
Sementara itu, Bupati Rejang Lebong H. M. Fikri menegaskan bahwa perbaikan drainase dan gorong-gorong kota menjadi bagian dari upaya jangka panjang pemerintah daerah dalam mengatasi banjir dan kerusakan infrastruktur.
“Ini memang tidak bisa diselesaikan sekaligus karena keterbatasan anggaran, tapi kita kerjakan bertahap dan yang paling prioritas kita dahulukan,” kata Fikri.
BACA JUGA:Soal Adipura, Pengamat Ingatkan Pemkab Rejang Lebong Soal Ini
BACA JUGA:Diduga Hanyut, Petani Ditemukan Tewas di Tepi Sungai Beluan
Ia berharap masyarakat dapat bersabar selama proses pembangunan berlangsung dan tetap berhati-hati saat melintasi jalur alternatif.
Di sisi lain, warga sekitar mengaku berharap pembangunan segera direalisasikan. Salah seorang warga Talang Rimbo Baru, Dayat, mengatakan penutupan jalan cukup mengganggu aktivitas harian.