APBD Tertekan, OPD Rejang Lebong Wajib Efisien
Rapat OPD di Rejang Lebong-razik/ce-
BACAKORANCURUP.COM - Bupati Rejang Lebong H.M. Fikri S.E., M.Ap menegaskan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 harus benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat. Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diinstruksikan untuk mengedepankan efisiensi anggaran serta proaktif menjemput program-program strategis dari pemerintah pusat.
Penegasan tersebut disampaikan Bupati Rejang Lebong saat memimpin rapat koordinasi pelaksanaan pembangunan daerah yang diikuti jajaran OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong.
“Kondisi keuangan daerah saat ini menuntut kita bekerja lebih disiplin dan efisien. Setiap anggaran yang dibelanjakan harus berdampak langsung kepada masyarakat,” tegas Bupati Fikri dalam arahannya.
BACA JUGA: 11 Dari 21 Puskesmas Belum Definitif, Dewan Desak Dinkes Bergerak Cepat
BACA JUGA: Door... Pelaku Curanmor Lintas Daerah Berhasil Diringkus
Bupati menjelaskan, kemampuan fiskal daerah mengalami penurunan, sementara belanja pegawai justru meningkat dan menyerap porsi besar APBD. Kondisi ini, menurutnya, tidak boleh menghambat pelaksanaan pembangunan, melainkan harus dijawab dengan penataan ulang prioritas program.
“APBD harus fokus pada kebutuhan rakyat. Kegiatan yang tidak memiliki dampak signifikan perlu dievaluasi dan dikurangi,” ujarnya.
Selain menekankan efisiensi, Bupati Fikri juga meminta seluruh OPD tidak bersikap pasif. Ia mendorong perangkat daerah untuk aktif menyelaraskan program dengan kebijakan nasional agar peluang pendanaan dari pemerintah pusat dapat dimanfaatkan secara maksimal.
“Kita tidak bisa hanya mengandalkan APBD. OPD harus jeli dan cepat menjemput program nasional yang relevan dengan kebutuhan daerah,” katanya.
BACA JUGA:Pemkab Rejang Lebong Dorong OPD Lebih Agresif Gaet Investor
BACA JUGA:Dewan Minta Jangan Asal Pilih Kontraktor Proyek Fisik
“Yang paling penting adalah dampak program. Jangan hanya mengejar serapan anggaran, tetapi pastikan hasilnya dirasakan oleh masyarakat,” tegas Wakil Bupati.
Ia juga mengingatkan pentingnya evaluasi dan pengawasan secara berkala terhadap pelaksanaan program di setiap OPD agar pelaksanaan pembangunan tetap berjalan sesuai arah dan tujuan.
Melalui rapat koordinasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong berharap pelaksanaan APBD Tahun 2026 dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan benar-benar berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.