Baca Koran curupekspress Online - bacakorancurup.com

Terminal Simpang Nangka Siap Layani Pemudik, Operator Bus Bertambah

Suasana di Terminal Simpang Nangka.-ok/CE -

BACAKORANCURUP.COM - Menjelang perayaan Idulfitri 2026, berbagai persiapan dilakukan untuk memastikan kelancaran mobilitas masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik. Salah satu upaya tersebut terlihat di Terminal Tipe A (TTA) Simpang Nangka yang berada di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu. Terminal ini terus meningkatkan kualitas layanan transportasi dengan menambah operator bus baru guna memenuhi kebutuhan masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman.

Kepala Satuan Pelayanan (Kasatpel) TTA Simpang Nangka, Edi Azhari, menyampaikan bahwa pihak pengelola terminal telah menambah satu perusahaan otobus (PO) baru, yaitu PO Miyor. Perusahaan tersebut secara resmi mulai beroperasi sejak 26 Februari 2026 setelah menyelesaikan seluruh tahapan administrasi serta proses koordinasi dengan pihak terkait.

Saat ini, PO Miyor telah mengoperasikan dua unit armada bus yang melayani rute perjalanan Bengkulu-Padang dan Padang-Bengkulu. Kehadiran operator baru ini diharapkan dapat memberikan alternatif transportasi yang lebih luas bagi masyarakat, terutama bagi para pemudik yang memanfaatkan jalur darat.

BACA JUGA: Truk Overload dan Bus AKAP Kepung Rejang Lebong, Warga Minta Pembatasan

BACA JUGA: Polres Rejang Lebong Awasi Distribusi Elpiji 3 Kg Jelang Lebaran, Cegah Penimbunan

Menurut Edi Azhari, penambahan operator bus merupakan langkah strategis dalam meningkatkan pelayanan transportasi di terminal tersebut. Dengan bertambahnya armada yang tersedia, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan jadwal keberangkatan maupun rute perjalanan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Selain PO Miyor, terdapat dua perusahaan otobus lainnya yang tengah dalam tahap pengajuan operasional, yakni PO Al Hijrah dan PO Handoyo. Jika seluruh proses perizinan dapat diselesaikan dengan baik, jumlah perusahaan otobus yang beroperasi di Terminal Tipe A Simpang Nangka diperkirakan akan meningkat menjadi delapan perusahaan.

Saat ini, terminal tersebut telah melayani enam perusahaan otobus antar kota antar provinsi (AKAP), yaitu Putra Raflesia, SAN, Putra Simas, Paimaham, CSH, dan PO Miyor. Di samping itu, terdapat pula layanan transportasi dari Perum DAMRI yang melayani perjalanan dalam kota maupun rute tertentu yang menghubungkan beberapa wilayah di sekitar Bengkulu.

Penambahan operator dan armada bus ini menjadi langkah penting dalam mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang yang biasanya terjadi menjelang Hari Raya Idulfitri. Tradisi mudik di Indonesia merupakan fenomena sosial yang terjadi setiap tahun, di mana jutaan masyarakat melakukan perjalanan dari kota tempat mereka bekerja menuju kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga.

BACA JUGA: Mudik Gratis ke 34 Provinsi, Kemenhub Siapkan 401 Bus

BACA JUGA:Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan Tembus Rp6,4 Miliar

Berdasarkan data dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, jumlah pemudik di Indonesia cenderung meningkat setiap tahun, terutama setelah pembatasan mobilitas akibat pandemi mulai berkurang. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas transportasi umum menjadi salah satu strategi utama untuk menjaga kelancaran arus mudik dan arus balik.

Terminal sebagai salah satu simpul transportasi darat memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung kelancaran perjalanan masyarakat. Terminal tidak hanya berfungsi sebagai tempat naik dan turun penumpang, tetapi juga sebagai pusat pengaturan operasional transportasi yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari operator bus, petugas terminal, hingga aparat keamanan.

Selain menambah operator bus, pihak pengelola Terminal Tipe A Simpang Nangka juga berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi penumpang. Hal ini meliputi peningkatan fasilitas terminal, pengaturan jadwal keberangkatan yang lebih tertib, serta pengawasan terhadap kelayakan armada yang beroperasi.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan