Baca Koran curupekspress Online - bacakorancurup.com

Innalilahi, Adik Mantan Dewan Tewas Tergantung Dirumahnya Sendiri

Korban saat di evakuasi pihak kepolisian.-razik/ce-

BACAKORANCURUP.COM - Warga Desa Sumber Bening Kabupaten Rejang Lebong Provinsi  Bengkulu dibuat gempar. Ini pasca penemuan seorang pria yang dalam kondisi meninggal dunia di dalam rumahnya sendiri pada Selasa (30/12/2025) dini hari. Korban diketahui bernama Agung, yang juga merupakan adik dari salah satu mantan anggota DPRD Provinsi Bengkulu.

Informasi terhimpun, peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh kakak korban setelah melihat unggahan terakhir kornam di media sosial milik Agung sekitar pukul 04.30 WIB. Merasa khawatir, sang kakak langsung menghubungi orang tua mereka yang berada di rumah untuk memastikan kondisi yang bersangkutan.

Karena kamar korban dalam keadaan terkunci dari dalam, ayah korban berupaya mengintip melalui ventilasi kamar. Dari situ, korban terlihat sudah dalam kondisi tidak bernyawa dengan posisi tergantung menggunakan seutas tali tambang. Alhasil warga langsung melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian.

Sementara Kapolres Rejang Lebong, AKBP Florentus Situngkir, melalui Kasi Humas Polres Rejang Lebong, AKP Sinar Simanjuntak, membenarkan pihaknya sudah menerima laporan tersebut.

“Benar, kami menerima laporan adanya penemuan seorang pria meninggal dunia di rumahnya di wilayah Sumber Bening,” ujar AKP Sinar Simanjuntak saat dikonfirmasi.

BACA JUGA:Tabrak Belakang Truk, Pemuda Suban Ayam Tewas

BACA JUGA:Geger Penemuan Perempuan Tewas, Diduga Korban Tabrak Lari

Menindaklanjuti laporan itu, Tim Inafis Polres Rejang Lebong langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban.

Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan sementara, korban diduga meninggal dunia akibat gantung diri. Dugaan tersebut diperkuat dengan adanya tulisan di dinding kamar korban yang berisi curahan perasaan, yang mengindikasikan permasalahan pribadi terkait konflik harta warisan serta tuduhan fitnah yang dialamatkan kepada korban.

“Di lokasi ditemukan pesan yang ditulis korban di dinding kamar, yang mengarah pada permasalahan pribadi. Namun hal ini masih sebatas hasil pemeriksaan awal,” jelas AKP Sinar.

BACA JUGA:Ini Motif Ayah Kandung Aniaya Bayi 5 Bulan hingga Tewas

BACA JUGA:Petani di Curup Ditemukan Tewas Gantung Diri, Diduga Karena Faktor Ini

Saat petugas Inafis tiba di lokasi, posisi tubuh korban diketahui telah diturunkan oleh pihak keluarga dan saksi di tempat kejadian. Pihak kepolisian kemudian melakukan pendataan serta pemeriksaan saksi-saksi untuk melengkapi laporan kejadian. Jenazah korban selanjutnya telah dimakamkan oleh pihak keluarga. Keluarga korban juga menyatakan sepakat untuk tidak dilakukan autopsi dan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah.

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan