Baca Koran curupekspress Online - bacakorancurup.com

Hujan Deras Rendam Puluhan Rumah di Sindang Beliti Rejang Lebong

Kondisi banjir di SBI Rejang Lebong-ist-

BACAKORANCURUP.COM - Kondisi curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Rejang Lebong menyebabkan banjir di sejumlah desa di Kecamatan Sindang Beliti pada Selasa (30/12) sore. Alhasil luapan air sungai merendam permukiman warga hingga mengganggu akses transportasi.

Banjir dilaporkan terjadi di Desa Sari Pulau, Desa Lubuk Belimbing I, serta Desa Sukamerindu yang berada di Kecamatan Sindang Beliti Ilir (SBI). Peristiwa ini dipicu meluapnya Sungai Ulak dan Sungai Beliti setelah hujan deras turun selama beberapa jam. Akibat banjir tersebut, puluhan rumah warga tergenang air dengan ketinggian yang bervariasi. Sejumlah fasilitas umum turut terdampak, bahkan beberapa bangunan dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah.

Kapolsek Kota Padang, Iptu M. Azhara K, S.H., mengatakan pihak kepolisian segera bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat. Personel Polsek Kota Padang diterjunkan untuk melakukan pemantauan sekaligus memastikan kondisi warga terdampak.

“Begitu mendapat informasi adanya banjir, kami langsung turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan serta memastikan keselamatan warga,” ujarnya, Rabu (31/12).

BACA JUGA:Pemkab Rejang Lebong Tinjau Ulang Penanganan Banjir, Siapkan Langkah Antisipasi Lebih Terpadu

BACA JUGA:Ratusan Warga Terdampak Banjir dan Longsor di Rejang Lebong

Ia menjelaskan, salah satu rumah semi permanen milik warga di Desa Lubuk Belimbing I mengalami kerusakan berat hingga hanyut terbawa arus. Kondisi tersebut disebabkan bangunan berada di tepi aliran sungai dan berbahan papan, sehingga tidak mampu menahan derasnya arus air. Selain merendam permukiman, banjir juga mengakibatkan akses jalan desa di Desa Sukamerindu terendam cukup dalam. Akibatnya, jalan tersebut sempat tidak dapat dilalui kendaraan kecil, sehingga warga mengalami keterisolasian sementara.

Akses hanya memungkinkan dilalui kendaraan bertonase besar seperti dump truck. Meski menimbulkan kerugian materi, Kapolsek memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Tidak ada korban jiwa. Namun beberapa kepala keluarga terdampak banjir dan kerusakan rumah,” jelasnya.

Pada malam hari pascabanjir, personel Polsek Kota Padang bersama BPBD Kabupaten Rejang Lebong, Dinas Sosial, Satpol PP, serta masyarakat setempat melakukan kegiatan pembersihan. Lumpur dan sisa genangan air dibersihkan dari rumah-rumah warga agar aktivitas dapat segera kembali normal.

BACA JUGA:Warga Terdampak Banjir di Agam Akan Dibangun Rumah 70 Meter Persegi

BACA JUGA:Menteri Nusron Pastikan Urus Sertipikat Tanah Gratis Bagi Korban Banjir Sumatra

Dalam kesempatan tersebut, petugas juga mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, mengingat potensi hujan susulan masih dapat terjadi. Warga diingatkan agar tidak membuang sampah ke sungai serta menghindari pembangunan rumah di sempadan sungai yang rawan terdampak luapan air. Hingga Rabu siang, kondisi di wilayah terdampak banjir dilaporkan berangsur membaik. Debit air sungai telah surut dan aktivitas warga mulai kembali berjalan normal.

“Situasi sudah kondusif, namun masyarakat kami minta tetap siaga terhadap kemungkinan cuaca ekstrem,” pungkas Kapolsek.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan