Baca Koran curupekspress Online - bacakorancurup.com

Terseret Banjir, Petani Tewas Tersangkut Dibatang Kopi

Kondisi penemuan jasad petani hanyut-ist-

BACAKORANCURUP.COM - Sementara itu, peristiwa banjir yang melanda wilayah Kecamatan Sindang Beliti Ilir menelan korban jiwa. Ini pasca seorang petani dilaporkan meninggal dunia setelah terseret arus banjir dan ditemukan tersangkut di pohon kopi milik warga, Rabu (31/12).  Informasi terhimpun, korban diketahui berinisial Y (45) warga Desa Lubuk Belimbing II.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh pemilik kebun saat hendak mengecek kondisi tanaman kopi yang terendam banjir akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Selasa malam (30/12).  Banjir terjadi setelah meluapnya aliran sungai di sekitar lokasi kejadian. Arus deras diduga menyeret korban hingga akhirnya tubuhnya tersangkut di batang pohon kopi di area kebun yang berada tidak jauh dari aliran sungai. 

BACA JUGA:PMII Curup Mendesak Investigasi Independen atas Penembakan Petani di Pino Raya, Bengkulu Selatan

BACA JUGA:Bulog Rejang Lebong Serap 22 Ton Jagung, Dorong Stabilitas Harga dan Ketahanan Pangan Petani Lokal

Mendapat laporan dari warga, personel Polsek Kota Padang langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan dan evakuasi. Proses evakuasi dilakukan bersama masyarakat setempat dengan penuh kehati-hatian mengingat kondisi medan yang masih licin dan tergenang air.  Kapolsek Kota Padang, Iptu M. Azhara K, S.H., menyampaikan bahwa dari hasil pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. 

“Berdasarkan hasil pengecekan, korban diduga kuat meninggal dunia akibat terseret arus banjir. Tidak ditemukan indikasi tindak pidana,” jelasnya. 

Pihak keluarga korban telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan visum terhadap jenazah. Setelah proses evakuasi selesai, jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.  Peristiwa ini menambah daftar korban akibat bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Rejang Lebong dalam beberapa hari terakhir.

BACA JUGA:Harga Kopi Petani Kopi di Rejang Lebong Mentok Rp 60 Ribu/Kg

BACA JUGA:Distribusi Subsidi Pupuk Langsung ke Petani, Prabowo Hapus 145 Aturan

Aparat kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya yang beraktivitas di sekitar sungai dan lahan pertanian, agar meningkatkan kewaspadaan saat curah hujan tinggi guna menghindari kejadian serupa.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan