Baca Koran curupekspress Online - bacakorancurup.com

Curah Hujan Tinggi, Pemkab Rejang Lebong Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rejang Lebong.-Razik/CE -

BACAKORANCURUP.COM - Intensitas hujan yang masih tinggi di wilayah Kabupaten Rejang Lebong mendorong pemerintah daerah meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam. Pemerintah setempat mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap ancaman banjir, longsor, serta pohon tumbang yang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah rawan.

Wakil Bupati Rejang Lebong, Hendri, mengatakan kondisi cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini tidak bisa dianggap sepele. Masyarakat, khususnya yang bermukim di kawasan rawan bencana, diminta meningkatkan kewaspadaan dalam beraktivitas sehari-hari.

“Curah hujan masih cukup tinggi. Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati, terutama yang tinggal di daerah rawan longsor, banjir, dan pohon tumbang,” ujar Hendri.

BACA JUGA:Program SADESAHE Desa Sukamarga Mulai Membuahkan Hasil

BACA JUGA: Enam Calon Jemaah Haji Dipastikan Berangkat Tahun Ini

Sebagai langkah antisipasi, Pemkab Rejang Lebong telah menginstruksikan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk melakukan upaya pencegahan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) diminta memperkuat pemantauan di titik-titik rawan, sementara Dinas Lingkungan Hidup (DLH) diarahkan melakukan pemangkasan pohon yang berpotensi membahayakan pengguna jalan maupun permukiman warga.

Selain itu, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perhubungan (PUPRHub) juga diminta melakukan pembersihan dan normalisasi saluran drainase guna mencegah genangan air dan banjir akibat tersumbatnya aliran.

Pemkab Rejang Lebong juga melakukan koordinasi lintas wilayah, termasuk dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu, untuk memastikan kesiapsiagaan di jalur-jalur penghubung utama seperti Rejang Lebong–Lebong dan Rejang Lebong–Lubuklinggau, yang kerap terdampak longsor saat musim hujan.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Rejang Lebong memastikan timnya tetap siaga dan melakukan pemantauan rutin di sejumlah wilayah yang dinilai rawan bencana. Beberapa kelurahan yang selama ini dikenal sebagai daerah rawan banjir dan longsor masuk dalam prioritas pengawasan.

“Untuk saat ini kami tengah mengintensifkan pemantauan daerah rawan bencana. Agar nantinya kami dapat mengantisipasi bencana yang akan datang,” ujar Budi.

BACA JUGA: Pemkab Rejang Lebong Bidik PAD 2026 Rp96,6 Miliar, Potensi Baru Mulai Dipetakan

BACA JUGA:Soal Temukan Dugaan Penyimpangan Dana Hibah Pilkada, KPU Angkat Bicara

Pemerintah daerah menegaskan bahwa kesiapsiagaan bencana membutuhkan peran aktif semua pihak. Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan jika menemukan tanda-tanda potensi bencana serta menghindari aktivitas di lokasi berisiko tinggi saat hujan dengan intensitas tinggi masih terjadi.

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan