Pelajar Asal Baru Manis Jadi Korban Begal di Curup Utara, Saat Berangkat ke Sekolah
Pelaksanaan olah TKP pihak kepolisian.-Razik/ce-
BACAKORANCURUP.COM - Aksi kejahatan jalanan kembali terjadi di Kabupaten Rejang Lebong. Seorang pelajar menjadi korban pembegalan saat melintas di kawasan Desa Tabarenah, Kecamatan Curup Utara, pada Senin (26/1) pagi, ketika hendak berangkat ke sekolah.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, korban dihentikan secara paksa oleh tiga orang pelaku yang mengendarai sepeda motor. Para pelaku diduga memepet korban dari samping sebelum mendorongnya hingga terjatuh ke badan jalan.
Akibat kejadian tersebut, sepeda motor milik korban berhasil dirampas dan dibawa kabur oleh para pelaku. Beruntung, korban tidak mengalami luka serius, meskipun sempat mendapat perlakuan kasar.
BACA JUGA:Anggaran Daerah Menyusut, DPRD Rejang Lebong Minta Program Disusun Lebih Selektif
BACA JUGA:Mengapa Pemerintah Mencabut HGU di Lampung ? Ini Penjelasan ATR/BPN
Kakak korban, Ayuni, membenarkan peristiwa pembegalan yang menimpa adiknya. Ia mengatakan kondisi korban saat ini dalam keadaan selamat, namun masih mengalami trauma akibat kejadian tersebut.
“Alhamdulillah adek saya selamat, tapi masih syok. Tadi sempat didorong-dorong. Pelakunya ada tiga orang, dua pakai penutup wajah, satu tidak,” ujar Ayuni saat dikonfirmasi wartawan.
Menurutnya, sepeda motor Honda Beat warna hitam dengan nomor polisi BD 5007 FD yang dikendarai korban dibawa kabur pelaku. Ia juga menyebutkan belum dapat memastikan apakah para pelaku membawa senjata tajam saat beraksi.
“Atau bawa sajam atau tidak, kami belum tahu,” tambahnya.
Atas kejadian tersebut, pihak keluarga telah melaporkan kasus pembegalan itu ke Polres Rejang Lebong untuk ditindaklanjuti secara hukum.
“Sudah kami laporkan ke Polres,” singkat Ayuni.
Sementara itu, Kapolres Rejang Lebong AKBP Florentus Situngkir, S.Ik melalui Kasi Humas AKP Hasan Basri membenarkan adanya laporan pembegalan yang melibatkan pelajar tersebut.
“Benar, kami telah menerima laporan dan saat ini kasusnya masih dalam proses penyelidikan,” ujar AKP Hasan Basri.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya pelajar, agar lebih waspada saat beraktivitas di pagi hari dan segera melapor apabila melihat atau mengalami tindak kejahatan serupa.