Kualitas Aspal Pasar Atas Curup Disorot Publik
Sidak anggota DPRD Rejang Lebong beberapa waktu lalu-razik/ce-
BACAKORANCURUP.COM – Publik turut menyoroti kualitas pengaspalan di kawasan Pasar Atas Curup yang dinilai tidak sesuai dengan standar. Sorotan ini mencuat setelah Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rejang Lebong melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada 27 Januari 2026 lalu dan menemukan sejumlah temuan yang dinilai mengecewakan.
Hasil sidak tersebut memicu berbagai tanggapan dari masyarakat, salah satunya datang dari Tokoh Pemuda Rejang Lebong, Riki Febrian, S.H. Ia menilai kualitas pekerjaan pengaspalan di kawasan Pasar Atas Curup patut dicurigai karena terkesan dikerjakan secara asal-asalan.
“Ini perlu kita curigai. Kualitas aspal di kawasan Pasar Atas ini dikerjakan seperti asal jadi. Memang sudah lama tidak diperbarui dan baru kali ini dilakukan perbaikan, namun jika hasilnya seperti ini, perbaikannya menjadi sia-sia saja,” ujar Riki.
BACA JUGA: Kejari Rejang Lebong Mulai Panggil Pejabat KPU Terkait Ini
BACA JUGA: Aksi Pemalakan Kembali Terjadi di Jalan Lintas Curup–Lubuk Linggau
Riki menilai, dengan kualitas pekerjaan yang ada saat ini, jalan di kawasan Pasar Atas Curup berpotensi kembali rusak dalam waktu dekat. Menurutnya, kondisi tersebut patut dipertanyakan dan tidak boleh dibiarkan begitu saja.
“Dalam waktu dekat, jalan ini kemungkinan besar akan rusak lagi. Ini harus dipertanyakan, bagaimana bisa hal seperti ini terjadi. Pemerintah jangan sampai menutup mata,” tegasnya.
Ia juga menyoroti bahwa persoalan kualitas pekerjaan infrastruktur ini bukan kali pertama terjadi di Kabupaten Rejang Lebong. Sebelumnya, permasalahan serupa juga ditemukan pada proyek jalan Sukowati.
“Ini sudah kali kedua. Sebelumnya jalan Sukowati bermasalah, sekarang kawasan Pasar Atas. Padahal kedua kawasan ini merupakan pusat lalu lintas dan pusat perekonomian daerah,” katanya.
BACA JUGA: Dikbud Larang Siswa SD dan SMP di Curup Bawa Kendaraan Bermotor ke Sekolah
BACA JUGA: Satpol PP Rejang Lebong Segera Tindak Pemilik Hewan Berkaki Empat yang Ganggu Ketertiban Umum
Menurut Riki, jika Kabupaten Rejang Lebong ingin maju, maka seluruh pekerjaan pembangunan, khususnya infrastruktur jalan, harus dikerjakan secara maksimal dan sesuai dengan standar yang berlaku.
“Kalau Rejang Lebong mau maju, semua pekerjaan harus dikerjakan dengan sebaik mungkin. Bagaimana bisa persoalan seperti ini terjadi untuk kedua kalinya,” tambahnya.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Rejang Lebong belum memberikan tanggapan resmi terkait hasil sidak DPRD di kawasan Pasar Atas Curup beberapa waktu lalu.