Baca Koran curupekspress Online - bacakorancurup.com

Bantuan Smartboard di Rejang Lebong Berlanjut, Sekolah Dapat Tambahan Tiga Unit IFP

Pemasangan IFP di SMAN Rejang Lebong-dok/ce-

BACAKORANCURUP.COM - Bantuan Smart Board (Interactive Flat Panel/IFP) untuk sekolah-sekolah di Kabupaten Rejang Lebong dipastikan kembali berlanjut pada tahun 2026. Bantuan IFP  tersebut diberikan sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat pembelajaran berbasis digital di daerah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Rejang Lebong, Zakaria Efendi, MPd, mengatakan bahwa pada tahun ini setiap sekolah akan kembali menerima tambahan tiga unit smartboard dari pemerintah pusat.

“Program bantuan smartboard ini masih berlanjut. Tahun ini setiap sekolah akan kembali mendapatkan tiga unit tambahan,” kata Zakaria.

Ia menjelaskan, dengan adanya tambahan tersebut, maka setiap sekolah di Kabupaten Rejang Lebong nantinya akan memiliki total empat unit smartboard yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar di kelas.

“Dengan penambahan ini, sekolah-sekolah kita nantinya sudah memiliki empat unit smartboard. Ini tentu sangat membantu proses pembelajaran yang lebih interaktif dan modern,” ujarnya.

BACA JUGA: Bulog Rejang Lebong Siapkan 38 Ribu Liter Minyak Kita untuk Tiga Kabupaten

BACA JUGA: Distankan Tertibkan Hewan Penular Rabies Liar, Fokus Anjing Berkeliaran

Zakaria menambahkan, bantuan smartboard ini merupakan hasil koordinasi langsung dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, yang terus mendorong transformasi digital di dunia pendidikan, termasuk di daerah.

Ia juga menegaskan bahwa penyaluran bantuan tidak membedakan status sekolah, baik negeri maupun swasta. Seluruh sekolah tetap diusulkan sebagai penerima program tersebut.

“Tidak ada perbedaan antara sekolah negeri dan swasta. Semua kita usulkan agar bisa menerima bantuan smartboard,” tegasnya.

Selain itu, Zakaria mengingatkan pihak sekolah agar dapat menjaga dan memanfaatkan fasilitas yang telah diberikan dengan sebaik-baiknya.

“Kami berharap smartboard ini dirawat dan digunakan secara maksimal, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh guru dan siswa dalam jangka panjang,” pungkasnya.

BACA JUGA:Gunung Semeru Erupsi 3 Kali Beruntun, Warga Dilarang Beraktivitas di Radius 5 Km

BACA JUGA: Harga Jual Biji Kopi di Rejang Lebong Masih Stabil, Tertinggi di Rp 60 Ribu/Kg

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan