Afreda Rotua Purba Dilantik jadi Kepala Bappeda Rejang Lebong
Pelantikan Kepala Bappeda Bersama 23 Kepala Sekolah Di Rejang Lebong.-Razik/ce-
BACAKORANCURUP.COM - Setelah berbulan-bulan diisi oleh pejabat pelaksana tugas (Plt), jabatan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Rejang Lebong akhirnya resmi diisi secara definitif. Afreda Rotua Purba, S.Hut., M.Ling dilantik sebagai Kepala Bappeda Rejang Lebong, menandai berakhirnya proses panjang pengisian salah satu posisi kunci dalam perencanaan pembangunan daerah.
Pelantikan tersebut dilakukan bersamaan dengan pengangkatan 23 kepala sekolah tingkat SD dan SMP di Kabupaten Rejang Lebong. Meski dikemas sebagai agenda rutin penyegaran birokrasi, momentum ini sekaligus menimbulkan sorotan publik, mengingat Bappeda merupakan “dapur utama” arah pembangunan daerah yang selama ini dinilai membutuhkan kepastian kepemimpinan.
BACA JUGA: Efisiensi Anggaran Tetap Jalankan Program Pembangunan
BACA JUGA: Dinsos Ingatkan Kecamatan hingga Kelurahan Aktifkan Operator SIKS-NG
Sekretaris Daerah Kabupaten Rejang Lebong, Iwan Sumantri, S.E., M.M., dalam sambutannya menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari dinamika organisasi pemerintahan, meskipun dilakukan di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
“Penyegaran merupakan hal yang biasa. Kami ucapkan selamat kepada mereka yang telah resmi dilantik. Kami harap para kepala sekolah yang dilantik ini dapat menyesuaikan diri dengan cepat, agar bisa menjalankan tugas-tugasnya secara optimal sesuai dengan yang diharapkan. Termasuk dengan Kepala Bappeda Rejang Lebong yang baru saja resmi dilantik secara definitif,” tegas Sekda.
Iwan mengingatkan agar pejabat yang baru dilantik tidak sekadar menjalankan rutinitas administratif, melainkan benar-benar menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama, khususnya dalam peningkatan kualitas pelayanan publik dan sektor pendidikan.
“Saya berpesan agar mereka yang dilantik ini siap mengemban amanah yang telah diberikan, serta siap menyukseskan program bantu rakyat yang menjadi visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong, khususnya di sektor pendidikan,” ujarnya singkat.
BACA JUGA: 8 SPPG di Rejang Lebong Belum Lapor Rekrut Pegawai ke Disnakertrans
BACA JUGA: Warga Rejang Lebong Keluhkan Sulitnya Gas Melon
Namun demikian, pelantikan Kepala Bappeda secara definitif juga memunculkan ekspektasi tinggi dari masyarakat. Pasalnya, lambannya pengisian jabatan strategis tersebut sebelumnya dinilai berpotensi menghambat konsistensi perencanaan pembangunan daerah, terlebih di tengah tantangan fiskal dan tuntutan program prioritas pemerintah.
Kini, dengan dilantiknya Kepala Bappeda Rejang Lebong secara definitif, publik menunggu pembuktian nyata. Tantangan ke depan tidak hanya soal menyusun dokumen perencanaan, tetapi memastikan bahwa setiap kebijakan pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, bukan sekadar memenuhi target administratif semata.
BACA JUGA: PMI Rejang Lebong Gelar Kegiatan Amal Sambut Ramadhan
BACA JUGA: Dewan Ingatkan Disdikbud Profesional Jalankan Program Beasiswa