Wajib Tahu ! Tips Aman Memberikan Kelengkeng pada Anak agar Tidak Berlebihan
IST Buah kelengkeng--
Berikan sekitar 3-5 butir per sekali makan, jangan sekaligus dalam jumlah banyak.
2. Perhatikan kondisi kesehatan anak
Sebaiknya hindari memberi kelengkeng saat anak sedang flu, batuk, atau sariawan karena bisa memperparah gejalanya.
3. Biasakan minum air putih
Setelah makan buah manis, ajak anak minum air putih untuk membantu menetralkan kadar gula dalam mulut dan tubuh.
4. Variasikan jenis buah
Jangan hanya mengandalkan kelengkeng sebagai camilan harian. Selang-seling dengan buah yang lebih netral sifatnya, seperti pir, apel, pepaya, atau semangka.
5. Pantau reaksi tubuh anak
Setiap anak punya sensitivitas berbeda. Jika setelah makan kelengkeng anak menunjukkan gejala tidak nyaman, segera hentikan konsumsinya dan berikan perhatian khusus.
Kebiasaan makan sehat pada anak sangat dipengaruhi oleh cara orang tua mengatur pilihan makanan di rumah. Dalam hal buah kelengkeng, orang tua perlu mengingat bahwa meskipun buah ini kaya nutrisi, porsinya tetap harus dikendalikan. Jangan sampai karena rasanya yang enak, anak justru mengonsumsi terlalu banyak dan mengalami efek samping yang tidak diinginkan.
Selain itu, orang tua juga dituntut untuk responsif terhadap setiap perubahan kondisi tubuh anak setelah mengonsumsi makanan tertentu. Dengan begitu, jika ada tanda-tanda alergi, gangguan pencernaan, atau gejala lain yang tidak biasa, tindakan pencegahan dapat segera dilakukan.