Mau Beli Motor Bekas ? Cek Dulu Riwayat Servis Agar Tidak Rugi di Kemudian Hari
Membeli motor bekas haruslah diperhatikan riwayat servisnya--
BACAKORANCURUP.COM - Membeli motor bekas memang bisa menjadi solusi ekonomis, apalagi harga motor baru terus mengalami kenaikan setiap tahunnya.
Namun, di balik harga yang lebih terjangkau, ada risiko tersendiri jika pembeli tidak jeli dalam memeriksa kondisi kendaraan. Salah satu hal penting yang sering disepelekan calon pembeli adalah riwayat servis.
Catatan perawatan menjadi bukti nyata bagaimana motor tersebut dirawat oleh pemilik sebelumnya. Dari catatan itu bisa terlihat apakah motor rutin ganti oli, servis CVT, perawatan rem, atau bahkan pernah mengalami perbaikan besar.
Menurut data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), lebih dari 60% masalah motor bekas yang dialami pembeli baru terkait dengan perawatan yang tidak teratur.
Artinya, riwayat servis berperan besar dalam menentukan kualitas motor bekas.
BACA JUGA:Lenovo Pamerkan ThinkBook VertiFlex di IFA 2025, Laptop dengan Layar Fleksibel dan Futuristis
BACA JUGA:Mau Scaling atau Tambal Gigi Gratis ? Cek Layanan BPJS Kesehatan Ini !
Heru, pengelola Danu Motor di Jakarta Barat, menegaskan bahwa riwayat servis yang lengkap menjadi nilai tambah penting.
"Kalau motor punya buku servis yang tercatat rapi atau menyimpan struk dari bengkel resmi, itu menunjukkan pemilik sebelumnya benar-benar menjaga performa motor. Bukan hanya dipakai, tapi juga dirawat," ujarnya, mengutip dari Kompas.com
Selain memeriksa buku servis, Heru juga menyarankan pembeli untuk menanyakan langsung kepada penjual mengenai riwayat perawatan. Jika perlu, lakukan konfirmasi di bengkel resmi sesuai merek motor. Hal ini penting karena beberapa bengkel resmi kini sudah menggunakan sistem digital, sehingga riwayat servis bisa dilacak melalui nomor rangka atau pelat nomor kendaraan.
"Jangan ragu untuk datang ke bengkel resmi. Dari sana bisa terlihat apakah motor rutin ganti oli, servis berkala, atau pernah mengalami kerusakan serius. Informasi ini akan sangat menentukan kondisi motor untuk jangka panjang," tambah Heru.
Fakta menarik lainnya, motor yang memiliki catatan servis lengkap umumnya memiliki harga jual kembali lebih stabil dibanding motor tanpa riwayat perawatan jelas. Hal ini karena pembeli berikutnya merasa lebih aman dengan unit yang sudah terbukti dirawat dengan baik. Bahkan, beberapa dealer besar hanya mau menerima motor bekas dengan riwayat servis lengkap untuk menjaga kepercayaan konsumen.
Dengan demikian, mengecek riwayat servis bukan sekadar formalitas, melainkan langkah strategis agar pembeli motor bekas tidak salah pilih. Catatan sederhana itu bisa menjadi pembeda antara motor yang awet dan minim masalah dengan motor yang berpotensi menimbulkan biaya tambahan di kemudian hari.