Menyelami Keindahan dan Makna ! Inilah 10 Motif Batik Terpopuler dari Berbagai Daerah di Indonesia
IST Batik Tujuh Rupa, Pekalongan--
BACA JUGA:Roasters Specialty Coffee House di Dubai Sajikan Kopi Termahal Dunia, Begini Keistimewaannya !
4. Batik Mega Mendung, Cirebon
Motif Mega Mendung menjadi ikon batik Cirebon yang sudah mendunia. Bentuknya menyerupai awan bergelombang dengan perpaduan warna lembut hingga kontras, seperti biru, abu-abu, atau merah marun.
Motif ini melambangkan ketenangan, kesabaran, dan harapan, sebagaimana langit yang tetap teduh meski dipenuhi awan. Kesederhanaannya justru menciptakan kesan elegan, sehingga cocok dikenakan oleh berbagai kalangan, baik muda maupun tua.
5. Batik Keraton, Yogyakarta
Batik Keraton mencerminkan nilai-nilai luhur dan kebijaksanaan para raja Jawa. Pada masa lalu, motif ini hanya boleh dikenakan oleh bangsawan dan keluarga kerajaan. Motif yang paling dikenal adalah Sawat Lar, yang menggambarkan sayap burung garuda sebagai simbol kekuasaan dan perlindungan.
Kini, Batik Keraton telah menjadi warisan bersama yang dapat dikenakan siapa saja, tanpa kehilangan nilai filosofinya yang mendalam.
BACA JUGA:Air Hujan Kini Tercemar Mikroplastik, Begini Penjelasan Ilmuwan BRIN
6. Batik Simbut, Banten
Batik Simbut berasal dari masyarakat Baduy di pedalaman Banten. Motifnya sederhana, menyerupai daun talas (simbut dalam bahasa lokal) yang disusun berulang secara harmonis. Kesederhanaan motif ini mencerminkan kehidupan masyarakat Baduy yang bersahaja dan menyatu dengan alam. Seiring waktu, batik Simbut berkembang dan mulai dibuat oleh masyarakat pesisir Banten, menjadikannya simbol perpaduan antara tradisi lama dan modernitas.
7. Batik Pring Sedapur, Magetan
Batik Pring Sedapur berasal dari Dusun Papringan, Magetan, di lereng Gunung Lawu. "Pring" berarti bambu, dan "Sedapur" berarti serumpun.
Motifnya menampilkan gambar bambu yang sederhana namun elegan, mengandung filosofi keteduhan, kerukunan, dan manfaat bagi sesama. Bambu dipilih karena melambangkan keteguhan dan kebijaksanaan, tumbuh lurus ke atas, namun tetap lentur menghadapi badai, sebagaimana idealnya manusia menjalani kehidupan.
8. Batik Parang, Pulau Jawa
Motif Parang termasuk salah satu motif tertua dan paling filosofis di Indonesia. Bentuknya menyerupai huruf "S" diagonal yang melambangkan kekuatan, keberanian, dan kesinambungan hidup.