Fakta Mengejutkan ! Cas HP Sampai 100% Justru Bisa Memperpendek Umur Baterai
Menjaga battery health HP dengan tidak sering di cas hingga 100%--
BACAKORANCURUP.COM - Bagi banyak orang, mengisi daya ponsel adalah hal sepele, tinggal colok charger, tunggu hingga baterai penuh, dan selesai. Bahkan, sebagian besar dari kita terbiasa meninggalkan HP dalam keadaan terhubung ke charger semalaman agar keesokan paginya bisa digunakan seharian penuh.
Namun tanpa disadari, kebiasaan sederhana ini ternyata bisa membawa dampak buruk bagi kesehatan baterai. Mulai dari menurunnya daya tahan baterai, perangkat cepat panas, hingga risiko korsleting dan ledakan akibat suhu berlebih.
Dilansir dari laman kba.one, proses pengisian daya sebenarnya bukan sekadar menyalurkan listrik dari charger ke baterai. Di balik layar, terdapat mekanisme rumit yang mengatur arus dan tegangan listrik agar sesuai dengan kapasitas baterai.
Secara umum, proses pengisian daya terbagi menjadi dua tahap :
1. Tahap pertama (0-80%)
Arus listrik mengalir lebih cepat untuk mengisi kapasitas baterai.
2. Tahap kedua (80-100%)
Proses melambat karena baterai harus menyesuaikan diri dengan tegangan tinggi agar tidak overcharge.
Menurut Android Authority, di fase akhir inilah risiko kerusakan sering terjadi. Tegangan listrik yang terlalu tinggi bisa membebani sel baterai dan mempercepat penurunan battery health, yaitu kemampuan baterai dalam menyimpan daya secara optimal.
Dalam jangka panjang, kondisi ini bisa membuat baterai cepat drop, boros, atau bahkan menggembung karena stres termal (panas berlebih di dalam sel baterai).
Perlu dipahami bahwa baterai lithium-ion, jenis yang digunakan di hampir semua ponsel modern, sangat sensitif terhadap tegangan tinggi dan suhu panas.
Tegangan tinggi (saat 80-100%) memaksa baterai menahan arus listrik yang besar, sehingga mempercepat degradasi kimia di dalamnya. Suhu panas memperburuk efek tersebut, karena membuat bahan kimia dalam baterai bekerja lebih keras dan tidak stabil.
Oleh karena itu, menjaga suhu ponsel tetap sejuk saat pengisian daya sangat penting. Hindari menutup ponsel dengan casing tebal, mengecas di bawah sinar matahari langsung, atau bermain game sambil dicharge, semuanya bisa memicu overheating yang mempercepat kerusakan.
Produsen besar seperti Apple, Samsung, dan Google (Pixel) bahkan menekankan hal ini di laman resmi mereka. Mereka tidak melarang pengisian hingga 100%, tetapi sama-sama menegaskan pentingnya menghindari panas ekstrem selama pengisian daya.