Baca Koran curupekspress Online - bacakorancurup.com

Berlari di Bawah Terik Matahari ? Bisa Banget, Ini Rahasianya !

IST Cuaca panas tidak menghalangi olahraga berlari asal dilakukan dengan tepat--

Nutrisi yang tepat berperan penting dalam menjaga performa saat cuaca ekstrem. Hindari berlari dengan perut kosong karena tubuh memerlukan energi tambahan untuk mengatur suhu saat panas. Namun, makan terlalu banyak sebelum lari juga bisa menimbulkan rasa tidak nyaman di perut.

Idealnya, makanlah 1-2 jam sebelum berlari dengan menu ringan yang kaya karbohidrat kompleks, seperti pisang, roti gandum, atau oatmeal. Tambahkan sedikit protein seperti telur rebus atau yogurt.

Hindari konsumsi kafein dan minuman berenergi berlebihan sebelum berlari, karena dapat mempercepat dehidrasi akibat efek diuretiknya.

Kata ahli gizi olahraga :

"Tubuh yang cukup energi dan cairan akan mampu berlari lebih lama tanpa kehilangan fokus," ujar salah satu pelatih nutrisi lari, menekankan pentingnya keseimbangan asupan sebelum race day.

4. Gunakan Sunscreen dan Pelindung Diri

Paparan sinar ultraviolet (UV) di Indonesia sangat tinggi, terlebih pada pukul 9 pagi hingga 3 sore. Tanpa perlindungan, kulit bisa terbakar, iritasi, bahkan meningkatkan risiko kanker kulit dalam jangka panjang.

Oleh karena itu, selalu gunakan sunscreen minimal SPF 30 sebelum berlari di luar ruangan. Oleskan secara merata di wajah, leher, lengan, dan kaki sekitar 20 menit sebelum start.

Selain sunscreen, kenakan topi lari, kacamata hitam, dan pakaian ringan berbahan breathable untuk melindungi tubuh dari paparan langsung sinar matahari.

5. Bangun Mental Tangguh dan Pola Pikir Positif

Kekuatan fisik saja tidak cukup. Dalam kondisi panas ekstrem, mental yang kuat dan fokus yang baik menjadi pembeda antara pelari yang bertahan dan yang menyerah di tengah jalan.

Latih diri untuk tetap tenang dan positif meskipun kelelahan mulai terasa. Fokuslah pada ritme langkah, pernapasan, dan tujuan pribadi. Saat mulai lelah, ingat alasan kamu berlari, apakah untuk menantang diri sendiri, mengejar target waktu, atau sekadar menikmati momen.

Pola pikir positif membantu tubuh tetap bugar dan semangat, meski di tengah teriknya matahari Jakarta.

Cuaca panas memang menjadi tantangan berat bagi para pelari, tapi bukan halangan untuk tetap berprestasi. Dengan persiapan fisik, hidrasi yang cukup, perlindungan kulit, dan mental yang kuat, kamu bisa menikmati setiap langkah tanpa khawatir tumbang di tengah jalan.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan