Tinggalkan SKS ! Ini Rahasia Belajar Efektif 20 Menit per Hari ala Mahasiswa APU Jepang
Hindari belajar dengan terburu-buru saat akan menghadapi ujian sekolah--
Zahid lebih menyarankan untuk menuliskan poin-poin inti saja, lalu segera beralih ke latihan soal. Melalui latihan soal, otak dipaksa bekerja: mengingat, mengolah kembali, dan menghubungkan informasi satu sama lain. Proses aktif seperti inilah yang membuat pemahaman lebih kuat dan tahan lama. Jika hanya membaca atau menyalin catatan, otak cenderung pasif dan lebih mudah melupakan materi.
Latihan soal juga membantu kita mengenali pola, memahami tipe pertanyaan, dan memperkirakan materi yang paling mungkin muncul di ujian.
• Spaced Repetition
Selain belajar bertahap, Zahid juga memperkenalkan metode spaced repetition, atau pengulangan materi dengan jeda tertentu. Otak memiliki mekanisme alami dalam menyimpan dan melupakan informasi. Dengan memberi jeda sebelum mengulang, kita membantu otak memperkuat memori tersebut.
Ia mengakui bahwa dulu ia selalu langsung mengerjakan PR di hari yang sama saat tugas diberikan. Namun setelah memahami cara kerja otak, ia mengubah kebiasaan tersebut. Beberapa tugas ia kerjakan beberapa hari kemudian, agar ia memiliki materi yang bisa di-review dengan ritme yang lebih teratur dan efektif.
Bagi Zahid, ujian adalah sebuah "permainan" yang mekanismenya bisa dipahami. Bukan untuk ditakuti atau dijadikan beban, tetapi untuk ditaklukkan dengan strategi yang tepat.