Baca Koran curupekspress Online - bacakorancurup.com

Nikmati Natal ala Nusantara, Berikut Pilihan Menu Tradisional yang Menggugah Selera !

Kue Bagea khas dari daerah Maluku dan NTT--

Cita rasa gurihnya diperkuat oleh bumbu sederhana yang meresap hingga ke dalam. BPK biasanya disajikan dengan sambal andaliman, rempah khas Batak yang memberikan sensasi kebas di lidah. Ditambah kuah kaldu hangat, hidangan ini menjadi simbol kemeriahan sekaligus cerminan kuatnya tradisi kuliner Batak.

4. Klappertaart (Manado, Sulawesi Utara)

Sebagai hidangan penutup, Klappertaart menjadi pilihan manis yang klasik. Dessert khas Manado dengan pengaruh Belanda ini memiliki tekstur lembut seperti custard, dengan perpaduan kelapa muda, susu, mentega, dan telur.

Rasanya semakin lengkap dengan taburan kayu manis, kismis, serta kacang kenari. Perpaduan rasa manis dan aroma rempah membuat Klappertaart menjadi favorit untuk menutup jamuan Natal.

5. Kue Bagea (NTT dan Maluku)

Untuk camilan saat menerima tamu atau bersantai bersama keluarga, Kue Bagea dari Maluku dan Nusa Tenggara Timur menjadi pilihan istimewa. Terbuat dari sagu, gula, dan rempah seperti cengkeh serta kayu manis, kue ini memiliki tekstur keras saat awal digigit namun akan meleleh perlahan di dalam mulut. Penambahan kacang kenari membuat rasanya semakin kaya. Kue Bagea menjadi alternatif menarik selain kue kering khas Natal seperti nastar atau kastengel.

Kekayaan kuliner Natal di Indonesia menunjukkan betapa beragamnya budaya yang kita miliki. Setiap daerah menghadirkan hidangan khas dengan rasa, sejarah, dan makna yang berbeda. Dari pedasnya Ayam Rica-Rica hingga manisnya Klappertaart, semua sajian tersebut melambangkan kebersamaan, rasa syukur, dan kehangatan keluarga.

Dengan mencoba berbagai hidangan khas ini, Anda tidak hanya menikmati makanan lezat, tetapi juga merasakan tradisi dan cerita dari setiap sudut Nusantara.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan