Baca Koran curupekspress Online - bacakorancurup.com

Sendok Kayu Kembali Jadi Favorit, Aman atau Tidak untuk Memasak ?

Sendok kayu yang kini kembali jadi alat favorit ibu saat memasak--

BACAKORANCURUP.COM - Di tengah menjamurnya peralatan masak berbahan silikon, plastik, hingga logam modern dengan desain yang semakin futuristis, keberadaan sendok kayu justru tidak pernah kehilangan tempatnya di dapur.

Baik di dapur rumah tangga maupun di dapur profesional para koki, sendok kayu masih menjadi alat yang sering dipilih.

Meskipun tampilannya sederhana dan dianggap kuno, banyak orang tetap mengandalkannya. Namun begitu, sebagian masyarakat masih bertanya-tanya, apakah sendok kayu benar-benar aman digunakan untuk memasak ?

Para ahli sepakat bahwa jawabannya adalah aman, selama sendok kayu digunakan dengan tepat dan dirawat sebagaimana mestinya. Brandon Moore, salah satu pendiri perusahaan cookware Lancaster Cast Iron di Amerika Serikat, menjelaskan bahwa sendok kayu memiliki daya tarik yang tidak lekang oleh waktu.

BACA JUGA:Ingin Resign dari Magang Nasional 2025 ? Ini Langkah-Langkah Resmi dari Kemnaker

BACA JUGA:Tidur Salah Posisi Bisa Picu GERD ! Begini Cara Memperbaikinya

Menurutnya, ada beberapa alasan mengapa sendok kayu selalu menjadi pilihan banyak orang, hal ini karena bentuknya nyaman digenggam, mudah digunakan untuk berbagai teknik memasak, tidak merusak lapisan anti lengket pada peralatan, serta memiliki jejak lingkungan yang lebih rendah dibandingkan bahan lain.

Ia juga menambahkan bahwa produk kayu yang dibuat secara lokal bahkan cenderung lebih ramah lingkungan karena membutuhkan proses produksi dan distribusi yang lebih sederhana.

Pendapat tersebut juga diamini para koki dan pembuat resep. Meryl Feinstein, pendiri Pasta Social Club, adalah salah satu contoh yang selalu mengandalkan sendok kayu ketika memasak risotto, hidangan yang membutuhkan adukan konstan agar teksturnya sempurna. Menurut Feinstein, bahan kayu terasa lebih menyatu dengan tangan sehingga proses memasak terasa lebih natural dan menyenangkan.

"Kayu nyaman digunakan dan dipegang. Bahan ini menyatu dengan tangan dan bisa lebih nyaman," ujarnya, dikutip dari Martha Stewart.

Di sisi lain, dari perspektif keamanan pangan, sendok kayu juga dinilai tidak berbahaya. Dr. Ben Chapman, profesor sekaligus peneliti keamanan pangan dari North Carolina State University, menegaskan bahwa hingga kini tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan peralatan kayu dapat menimbulkan penyakit bawaan makanan. Ia menjelaskan bahwa secara mikrobiologis, kayu tidak lebih berisiko dibandingkan plastik, logam, atau silikon. Setiap bahan memang memiliki keunggulan dan kekurangannya masing-masing, namun kayu tidak terbukti menimbulkan bahaya tambahan.

"Dari sudut pandang mikroba, jika kita melihat risikonya, tidak ada contoh peralatan atau talenan kayu yang menyebabkan penyakit bawaan makanan," tambah Chapman.

Justru, sifat kayu yang berpori membawa manfaat tersendiri. Air maupun bakteri di permukaan kayu akan terserap ke dalam serat berkat aksi kapiler. Ketika bakteri "terperangkap" di dalam pori-pori kayu dan tidak mendapatkan cukup nutrisi atau oksigen, mereka tidak dapat berkembang dengan baik. Selain itu, kayu juga memiliki sifat antimikroba alami yang berasal dari kemampuan tumbuhan untuk melindungi diri terhadap bakteri dan parasit di lingkungan.

Meski begitu, Chapman mengingatkan bahwa pengeringan merupakan faktor yang sangat penting. Risiko penggunaan sendok kayu umumnya muncul ketika peralatan tidak dikeringkan dengan benar setelah dicuci.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan