Stop Merasa Bersalah ! Ini Alasan Me Time Justru Menjaga Kesehatan Mental
IST Menjaga kesehatan mental dengan me time--
BACAKORANCURUP.COM - Di era modern yang penuh tuntutan dan serba cepat, banyak orang masih merasakan konflik batin ketika ingin mengambil jeda dari anak, pasangan, pekerjaan, atau teman. Perasaan bersalah itu muncul karena mereka menganggap waktu untuk diri sendiri adalah bentuk egoisme
. Padahal, para ahli kesehatan mental menegaskan bahwa memberi ruang bagi diri sendiri justru merupakan kebutuhan mendasar agar otak tetap sehat dan berfungsi optimal.
Melansir dari sumber terpercaya, Neuropsikolog Sanam Hafeez menyebut bahwa "me time" bekerja layaknya sistem perlindungan alami bagi kesehatan mental seseorang.
Ia menegaskan bahwa otak manusia hanya dapat berada dalam kondisi reaktif atau siaga untuk waktu tertentu saja.
Ketika terlalu lama dipaksa merespons berbagai tekanan, pesan yang datang bertubi-tubi, dan tuntutan tanpa henti, otak akan mengalami kelelahan. Dalam kondisi ini, bagian otak yang bertanggung jawab atas fokus dan pengambilan keputusan, yaitu korteks prefrontal, akan mengalami penurunan fungsi.
BACA JUGA:Sendok Kayu Kembali Jadi Favorit, Aman atau Tidak untuk Memasak ?
BACA JUGA:Ingin Resign dari Magang Nasional 2025 ? Ini Langkah-Langkah Resmi dari Kemnaker
Akibatnya, seseorang menjadi lebih mudah terdistraksi, emosi meningkat, dan hal-hal kecil terasa lebih berat daripada sebenarnya. Inilah alasan mengapa me time bukanlah kemewahan, melainkan kebutuhan penting yang sering kali diabaikan.
Hafeez menjelaskan bahwa jeda singkat tanpa stimulasi, seperti layar ponsel atau percakapan intens, dapat membantu otak melakukan "pengaturan ulang". Berbagai penelitian menunjukkan bahwa istirahat mental dapat mengaktifkan kembali default mode network, jaringan dalam otak yang bekerja saat seseorang melamun atau tidak fokus pada tugas berat. Jaringan ini berperan besar dalam kemampuan refleksi, berpikir kreatif, hingga memecahkan masalah.
Saat default mode ini aktif, otak bisa menyusun ulang informasi, memproses emosi, dan memperbaiki kejernihan berpikir. Inilah mengapa ide-ide cemerlang sering muncul saat seseorang sedang mandi, berjalan santai, atau tidak melakukan apa-apa.
Waktu jeda juga membantu menurunkan hormon stres, meningkatkan kemampuan mengatur emosi, dan membuat pikiran lebih tenang.
Hafeez menegaskan bahwa tujuan utama me time bukan untuk kabur dari masalah, tetapi untuk memulihkan ketenangan agar seseorang dapat kembali menghadapi hidup dengan energi dan perspektif yang lebih baik.
• Manfaat me time
1. Mengurangi stres