Baca Koran curupekspress Online - bacakorancurup.com

Satpam MBG, Oleh: Dahlan Iskan

Satpam MBG, Oleh: Dahlan Iskan-Ist-

Mereka bisa membuat laporan terjadinya masalah. Langsung ke BGN. Lalu dapur di-suspend.

 

Ajaibnya, tidak ada aturan pemotongan gaji, jika dapur mereka berhenti. Maka laporan kejelekan yayasan mengalir silih berganti, tanpa merasa terbebani. Kepala dapur selaksa malaikat pencatat amal, yang tidak ikut berdosa. Jika dapur di-suspend, tinggal makan gaji buta.

 

Yang juga aneh adalah tidak adanya tingkat kepangkatan. Flat, tanpa jenjang.

 

Korcam dan korwil itu hanya sebutan. Sehari-harinya mereka sama, kepala dapur juga. Hanya mendapatkan tambahan tanggung jawab. Seperti siswa yang jadi ketua kelas.

 

Memang ada KPPG, yang bertindak seperti guru BK. Tapi jalur pelaporannya, harus melalui korcam dan korwil. Sulit lolos, tanpa orang dalam.

 

Di sisi lain, mitra dan yayasan kebanyakan berusaha se-ngirit mungkin dalam membangun. Ada yang jauh dari desain BGN. Seadanya, sekenanya. Tambal sulam sana sini. Yang penting berdiri.

 

Peralatan juga sama, yang penting ada. Jangan bicara kualitasnya. Kecuali yayasan yang bermitra dengan investor besar ternama.

 

Kenapa yang seperti itu bisa lolos verifikasi?

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan