Baca Koran curupekspress Online - bacakorancurup.com

Tahun 2026 Anggaran Pendidikan Diusul Rp 757,8 Triliun

ist Presiden RI, Prabowo Subianto.--

BACAKORANCURUP.COM - Pada tahun 2026 mendatang, alokasi anggaran pendidikan diusulkan mencapai Rp 757,8 Triliun. Anggaran tersebut akan dimasukkan dalam Anggaran Pendapataan Belanja Negara (APBN). Adapun dari jumlah itu, Rp 178,7 triliun dialokasikan khusus untuk kesejahteraan guru dan dosen, termasuk gaji, tunjangan profesi, dan penguatan kompetensi. 

Presiden Prabowo Subianto  menekankan bahwa besarnya anggaran yang dikhususkan untuk pendidikan itu menjadi yang paling jumbo sepanjang Indonesia berdiri atau dalam kurun waktu 80 tahun terakhir.

"Pemerintah berkomitmen memenuhi anggaran pendidikan 20%, yakni sekitar Rp757,8 triliun untuk tahun 2026. Terbesar sepanjang sejarah NKRI,” ujarnya dalam pidato Nota Keuangan dan RAPBN 2026. 

BACA JUGA:Baznas Rejang Lebong Siapkan Penyaluran Beasiswa untuk 60 Mahasiswa Kurang Mampu

BACA JUGA:Ini Fasilitas yang Didapat Siswa Sekolah Rakyat di Bengkulu

Melalui anggaran pendidikan senilai Rp757,8 triliun tersebut pula, termasuk di dalamnya untuk Program Indonesia Pintar (PIP) untuk 21,1 juta siswa, KIP Kuliah untuk 1,2 juta mahasiswa, peningkatan kualitas fasilitas sekolah dan kampus dialokasikan mencapai Rp150,1 triliun. Kursus online terbaik

Selanjutnya, untuk lokasi kesejahteraan untuk Guru/Dosen/Tenaga Kependidikan, dialokasikan sebagai berikut:  

- Tunjangan Profesi Guru PNS (ASN): Rp 68,7 triliun 

- Tunjangan Profesi Guru non‑PNS: Rp 19,2 triliun 

- Tunjangan Tenaga Pendidikan (TPD) non‑PNS (termasuk dosen): Rp 3,2 triliun 

- Dosen PNS (gaji & tunjangan): Rp 82,9 triliun 

Untuk gaji guru, penguatan kompetensi dan kesejahteraan guru serta dosen dialokasikan senilai Rp178,7 triliun. Tunjangan profesi guru (TPG) non-PNS dan ASN Daerah disiapkan secara memadai. 

Tidak hanya itu, pemerintah juga memperkuat  pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Unggulan Garuda. Sekolah unggulan itu sebagai jembatan pembangkit harapan bagi anak-anak miskin untuk meraih pendidikan terbaik."Kita dorong LPDP untuk menyediakan beasiswa lebih massif lagi di berbagai universitas terbaik dunia," bebernya.  

Prabowo juga manrgetkan untuk mengejar ketertinggalan, pemerintah akan menambah  pemberian beasiswa  melalui Program LPDP. ditargetkan ada 4.000 mahasiswa penerima, untuk mewujudkan generasi cerdas, inovatif, produktif, yang siap bersaing di panggung global.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan