Ridwan Kamil Tanggapi soal Isu Perselingkuhan dengan Lisa Mariana Itu Fitnah!

Ilustrasi Net--
BACAKORANCURUP.COM - Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, akhirnya memberikan klarifikasi atas tuduhan yang dilontarkan oleh selebgram Lisa Mariana.
Klarifikasi ini disampaikan setelah Lisa mengunggah bukti percakapan yang diduga melibatkan dirinya dengan Ridwan Kamil melalui Instagram Story pada Rabu, 26 Maret 2025.
Lisa mengklaim bahwa ia memiliki bukti mengejutkan tentang perselingkuhan dengan Ridwan Kamil, termasuk tangkapan layar percakapan di Direct Message (DM) Instagram dan pengakuan bahwa komunikasi mereka lebih sering dilakukan melalui aplikasi Telegram.
Ridwan Kamil menanggapi tuduhan tersebut dengan tegas, menyebutnya sebagai fitnah yang sengaja diulang kembali dengan tujuan ekonomi.
BACA JUGA:Ridwan Kamil Klarifikasi Isu Viral, Tegaskan Tidak Punya Anak dari Perempuan Lain !
BACA JUGA:Heboh ! Pengakuan Lisa Mariana Gegerkan Media Sosial, Disebut Pernah Hamil Anak Pejabat RK
Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, menjelaskan bahwa pertemuannya dengan Lisa hanya terjadi sekali dalam konteks permohonan bantuan kuliah.
Ridwan Kamil juga merasa heran mengapa isu ini kembali dimunculkan setelah waktu yang cukup lama. "Saya tidak mengerti mengapa masalah ini kembali diangkat, padahal sudah selesai" kata Ridwan Kamil. Ia menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak berdasar dan hanya sebuah rekayasa untuk merusak nama baiknya.
Sebagai langkah hukum, Ridwan Kamil mengungkapkan bahwa ia telah menunjuk tim hukum untuk menangani masalah ini. Tim hukum tersebut akan memastikan bahwa bukti-bukti kebohongan terkait tuduhan tersebut bisa diperlihatkan kepada publik jika diperlukan.
Di akhir klarifikasinya, Ridwan Kamil meminta dukungan doa agar dirinya dan keluarganya terhindar dari segala bentuk fitnah.
"Saya memohon doa agar saya dan keluarga saya dijauhkan dari fitnah, terutama di bulan suci Ramadhan ini," tambah Ridwan Kamil. Ia berharap masyarakat bisa lebih bijak dalam menilai isu yang beredar dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak benar.
Ridwan Kamil juga mengimbau agar semua pihak lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi. "Kita harus selalu memverifikasi kebenaran sebelum menyebarkan sebuah informasi, agar tidak ada pihak yang dirugikan," kata Ridwan Kamil, menutup klarifikasinya.