Baca Koran curupekspress Online - bacakorancurup.com

Pemkab Bangka Selatan Kini Wajibkan Pendidikan 13 Tahun Mulai dari Paud

Sc tiktok _@Bangka Belitung News_--

BACAKORANCURUP.COM - Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan resmi menerapkan kebijakan wajib belajar 13 tahun, dimulai dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat.

Kebijakan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sejak usia dini serta memperkuat fondasi pendidikan di wilayah tersebut.

Program tersebut dijadwalkan mulai berlangsung pada tahun ajaran baru 2025/2026. Kebijakan ini guna meningkatkan angka partisipasi sekolah, pemerataan akses pendidikan hingga peningkatan kualitas pendidikan. 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Selatan Elfan Rulyadi mengatakan, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) kini menjadi bagian tak terpisahkan dari program wajib belajar. Sehingga pemerintah memperpanjang program wajib sekolah dari semula durasinya hanya 12 tahun menjadi 13 tahun.

BACA JUGA:IPB Buka Seleksi Tanpa Tes, Jalur Ketua OSIS

BACA JUGA:Galau Pilih SMA Setelah Lulus SMP? Ini 3 Rekomendasi yang Bikin Kamu Makin Semangat Sekolah!

"Artinya, ada tambahan satu tahun pendidikan prasekolah dasar yang kini menjadi suatu keharusan," kata Elfan Rulyadi

Program wajib belajar 13 tahun ini mencakup pendidikan PAUD selama 1 tahun, SD selama 6 tahun, SMP selama 3 tahun, dan SMA atau SMK selama 3 tahun.

Pemerintah daerah juga berkomitmen menyediakan dukungan fasilitas, pelatihan guru, serta bantuan bagi keluarga kurang mampu agar tidak ada anak yang tertinggal dalam program ini.

Menurut Elfan, kebijakan ini telah ditetapkan langsung oleh pemerintah pusat dan masuk ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM).

Program wajib belajar dilakukan guna mewujudkan generasi emas yang cerdas, sehat dan berkarakter serta mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya pendidikan berkualitas. 

Masyarakat Bangka Selatan menyambut baik kebijakan ini, banyak orang tua yang merasa lebih tenang karena pemerintah mendukung pendidikan anak-anak mereka sejak usia dini hingga remaja.

“Sekarang kami tidak ragu lagi menyekolahkan anak dari PAUD karena sudah menjadi bagian dari pendidikan wajib,” ujar Yuni, salah satu warga Toboali.

Dengan diberlakukannya kebijakan ini, Elfan Rulyadi berharap investasi pada pendidikan di usia dini akan menentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan. "Program ini adalah pondasi yang wajib dibangun sebelum anak memasuki jenjang sekolah dasar," pungkas Elfan Rulyadi.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan