Baca Koran curupekspress Online - bacakorancurup.com

Gara-Gara Kopi Tetangga, Warga BU Nekat Tusuk Perut Sendiri

Warga BU dibawa ke Puskesmas akibat menusuk perut sendiri karena dituduh mencuri kopi tetangga.-DOK/POLSEK BU -

BACAKORANCURUP.COM - Diduga malu dituduh mencuri kopi milik tetangga, seorang pria berinisial IN (38), warga Desa Kampung Melayu, Kecamatan Bermani Ulu, nekat melakukan percobaan bunuh diri dengan menusukkan pisau ke bagian ulu hatinya sendiri, Selasa malam 24 Juni 2025.

Kapolsek Bermani Ulu, Iptu Ronal Pasaribu mengungkapkan, peristiwa ini bermula saat IN dipanggil oleh perangkat Desa Kampung Melayu, di antaranya Sekretaris Desa, Kadus III, dan sejumlah warga lainnya. Pemanggilan itu berkaitan dengan hilangnya kopi milik tetangga yang diduga ada kaitannya dengan IN.

"Setelah dimintai keterangan oleh perangkat desa, Kepala Dusun kemudian menghubungi Bhabinkamtibmas," ujar Kapolsek.

BACA JUGA:Pertengahan Tahun, DPRD Minta OPD Maksimalkan Capaian PAD

BACA JUGA:SPMB Berlangsung, Disdikbud Akan Turun Langsung ke Sekolah

Namun sebelum aparat tiba di lokasi, IN lebih dulu pulang ke rumah keluarganya di Dusun II Desa Purwodadi. Di sana, ia sempat bertemu istri dan anaknya. Situasi memanas saat IN terlibat cekcok dengan kakaknya sendiri yang juga sedang berada di rumah tersebut.

"Dari keterangan sementara, IN kemudian mengambil pisau sambil mengucapkan kata-kata putus asa. Ia mengatakan, 'Daripada aku malu, lebih baik seperti ini' dan langsung menusukkan pisau ke bagian ulu hatinya," tambah Iptu Ronal.

Saat anggota Polsek Bermani Ulu tiba di rumah korban, mereka mendengar teriakan dari dalam rumah dan melihat IN tengah melukai dirinya sendiri. Petugas pun segera melerai dan mengamankan pisau dari tangan korban.

IN yang bersimbah darah langsung dilarikan ke Puskesmas Bangun Jaya untuk pertolongan pertama, sebelum dirujuk ke RSUD Curup guna mendapatkan perawatan lebih lanjut. Hingga saat ini, IN masih menjalani perawatan intensif akibat luka tusuk yang cukup serius.

"Motif percobaan bunuh diri ini diduga karena rasa malu dan frustrasi usai dimarahi keluarganya terkait dugaan pencurian kopi milik tetangga," tutup Kapolsek.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan