Dorong Akselerasi Program Bantu Rakyat, Wagub Mian Minta OPD Tancap Gas
--
BACAKORANCURUP.COM - Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, menegaskan pentingnya percepatan realisasi anggaran dan program prioritas, khususnya Program Bantu Rakyat. Hal ini disampaikan saat memimpin langsung Rapat Pimpinan (Rapim) Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA) Triwulan II di Ruang Rapat Merah Putih, Kantor Gubernur Bengkulu.
Rapat turut dihadiri Penjabat Sekda Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, serta seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Bengkulu. Evaluasi kinerja serta akselerasi program kerja menjadi fokus utama dalam pertemuan tersebut.
Dalam arahannya, Mian meminta jajaran OPD untuk tidak bekerja setengah hati. Ia menekankan bahwa kedekatan Gubernur Helmi Hasan dengan pemerintah pusat merupakan peluang besar yang harus dimanfaatkan untuk memperjuangkan kebutuhan daerah.
“Momentum ini harus dimaksimalkan. Jangan sampai di tahun-tahun mendatang kita bergerak biasa-biasa saja. Susun segera proposal program yang bisa langsung dieksekusi dan dorong terus koneksi pusat untuk mendatangkan anggaran,” ujar Mian.
Program Bantu Rakyat yang menjadi program unggulan Helmi-Mian disebut Wagub sebagai fondasi utama untuk membangun kesejahteraan masyarakat Bengkulu. Fokus utamanya adalah memberikan kemudahan akses layanan dasar, termasuk pelayanan pemerintahan dan kesehatan.
Ia juga mendorong OPD agar tidak bekerja secara sektoral, melainkan mengedepankan kolaborasi lintas dinas untuk menghasilkan inovasi yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Senada dengan Wagub, Penjabat Sekda Herwan Antoni turut memberikan arahan tegas. Ia mengimbau agar seluruh OPD menghentikan atau menunda kegiatan yang bersifat seremonial dan tidak memiliki dampak langsung terhadap publik.
“Kami akan kontrol ketat kegiatan OPD yang tidak mendesak. Jangan sampai kegiatan-kegiatan itu justru mengganggu fokus utama kita, yaitu menjalankan program prioritas Gubernur dan Wakil Gubernur,” tegas Herwan.
Rapim TEPRA kali ini diharapkan menjadi titik tolak untuk memperkuat sinergi dan mempercepat pelaksanaan visi-misi Pemprov Bengkulu. Khususnya, bagaimana seluruh elemen birokrasi dapat bekerja lebih konkret untuk menjawab kebutuhan masyarakat bawah melalui program Bantu Rakyat.