Baca Koran curupekspress Online - bacakorancurup.com

Harga Sayuran Terus Meroket, Pedagang Sebut Ini Penyebabnya

Pedagang sayur di pasar Atas Curup.-Razik/CE -

BACAKORANCURUP.COM - Harga sayuran di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Rejang Lebong terus mengalami kenaikan dalam satu bulan terakhir.

Kondisi ini dikeluhkan oleh para pedagang maupun konsumen yang harus menghadapi lonjakan harga hampir di semua jenis sayuran, termasuk komoditas penting seperti bawang merah, cabai rawit, dan cabai keriting. 

Salah satu pedagang sayur di Pasar Atas Curup,  Mia mengaku bahwa kenaikan harga ini terjadi secara bertahap namun terus berlanjut sejak sebulan terakhir.

Ia menyebutkan, harga-harga sayuran seperti kangkung, bayam, sawi, hingga wortel kini jauh lebih tinggi dibanding bulan lalu. 

BACA JUGA:Banyak Warga Rejang Lebong Tak Lagi Dapat PKH Tahap II, Ini Penyebabnya

BACA JUGA:Pagu DAK Fisik Rejang Lebong Rp 22,75 Miliar

“Hampir semua jenis sayur naik, tidak cuma satu dua. Cabai rawit dan cabai keriting juga naik drastis. Harga bawang merah dan bawang putih juga naik,” ujar Mia kepada, Senin (28/7) kemarin. 

Senada dengan Mia, Sandi yang juga pedagang lainnya menyebutkan bahwa musim kemarau menjadi penyebab utama kelangkaan dan naiknya harga sayuran. Menurutnya, banyak petani yang kesulitan mendapatkan air sehingga tidak bisa menanam dalam jumlah banyak seperti biasanya. 

“Musim kemarau ini memang berdampak langsung ke pasokan. Petani banyak yang mengeluh karena lahan kering, air susah. Jadi hasil panennya jauh berkurang, otomatis harga di pasar juga naik karena barangnya sedikit,” jelas Sandi. 

Pedagang berharap pemerintah melalui dinas terkait dapat segera mengambil langkah untuk menstabilkan harga serta membantu petani menghadapi dampak musim kemarau yang berkepanjangan.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan