Efek Bendera Tengkorak, Penjualan Bendera Merah Putih Merosot
Salah satu pedagang Bendera di Kabupaten Rejang rejang Lebong.-Razik/CE -
BACAKORANCURUP.COM – Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 pada 17 Agustus 2025, penjualan bendera merah putih di Kabupaten Rejang Lebong mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Salah seorang pedagang bendera di Rejang Lebong, Fikir mengungkapkan bahwa tren penjualan tahun ini jauh dari harapan. Jika pada tahun-tahun sebelumnya ia mampu menjual hingga 100 potong bendera per hari, kali ini penjualan harian hanya berkisar 40 hingga 50 potong.
Menurutnya, salah satu penyebab turunnya minat masyarakat membeli bendera adalah efek dari viralnya pengibaran bendera bergambar tengkorak ala “One Piece” yang sempat heboh di media sosial beberapa waktu lalu.
“Sejak kasus itu ramai dibicarakan, entah kenapa, masyarakat terlihat kurang antusias membeli bendera merah putih seperti dulu,” ujarnya, Minggu (10/8).
BACA JUGA:Bupati Rejang Lebong Mulai Program Cetak Sawah Rakyat, Tahap Awal dari Kota Padang
BACA JUGA:5 Raperda Dibahas DPRD Rejang Lebong, Yayan: Kami Usahakan Rampung Sebelum Akhir Tahun
Ia menambahkan, meski penurunan penjualan cukup terasa, ia tetap berharap menjelang H-1 peringatan kemerdekaan, minat masyarakat akan meningkat. “Biasanya mendekati tanggal 17 Agustus, penjualan agak naik. Semoga saja begitu,” harapnya.
Penurunan penjualan bendera ini menjadi catatan tersendiri di tengah upaya pemerintah dan masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat nasionalisme.