Inilah 8 Negara dengan Jam Sekolah Tersingkat di Dunia, Tapi Kualitas Pendidikan Juara !
Irlandia menjadi salah satu negara dengan jam sekolah yang singkat--
BACAKORANCURUP.COM - Setiap negara di dunia memiliki kebijakan dan peraturan yang berbeda terkait sistem pendidikannya.
Perbedaan tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari jam masuk sekolah, durasi belajar, hingga metode pengajaran yang digunakan.
Penentuan jadwal belajar umumnya disesuaikan dengan tujuan pendidikan nasional, latar belakang budaya, kurikulum yang diterapkan, serta ketersediaan sumber daya manusia di sektor pendidikan.
Secara umum, negara-negara di kawasan Asia memiliki jam belajar yang lebih panjang dibandingkan dengan negara-negara di Eropa.
Hal ini terlihat jelas di Indonesia, di mana kegiatan belajar biasanya dimulai pukul 06.30 pagi dan baru selesai sekitar pukul 13.00 hingga 15.00 sore.
BACA JUGA:Resep Nasi Liwet Cuma 5 Bahan dengan Rasa yang Juara
BACA JUGA:Lupa Nomor BPJS Ketenagakerjaan ? Begini Cara Ceknya Tanpa Ribet !
Durasi tersebut belum termasuk berbagai kegiatan tambahan seperti ekstrakurikuler, bimbingan belajar, ataupun kursus privat yang diikuti oleh siswa di luar jam sekolah.
Meski demikian, tidak semua negara mengadopsi jam belajar yang panjang. Ada sejumlah negara yang justru memiliki durasi sekolah jauh lebih singkat, namun tetap mampu mencetak generasi yang unggul dan mempertahankan kualitas pendidikan kelas dunia.
Menariknya, pendekatan yang mereka gunakan menekankan efisiensi waktu, kualitas pengajaran, serta keseimbangan antara akademik dan kehidupan pribadi siswa.
Berikut ini adalah daftar negara dengan jam sekolah paling singkat di dunia, namun tetap memiliki reputasi pendidikan yang sangat baik, sebagaimana dilansir dari detikEdu :
1. Jerman (3 jam 45 menit - 5 jam)
Di Jerman, rata-rata siswa hanya belajar selama 3 jam 45 menit hingga 5 jam per hari. Jam pelajaran biasanya dimulai antara pukul 07.30-08.15 pagi dan berakhir sekitar pukul 12.00-13.00 siang. Meskipun durasinya tergolong singkat, sistem pendidikan di Jerman sangat fokus pada kualitas pembelajaran. Siswa juga memiliki waktu luang yang cukup untuk belajar mandiri, mengikuti kursus tambahan, atau terlibat dalam kegiatan ekstrakurikuler di sore hari.
Hampir seluruh sekolah di Jerman berstatus negeri dan tidak memungut biaya. Bahkan, banyak universitas di negara ini yang menawarkan pendidikan gratis, baik bagi warga negara Jerman maupun mahasiswa internasional.