Catat! Ini 5 Penyebab Bau Badan yang Menyengat Pada Anak
Penyebab bau badan pada anak.- Tiktok @pampam.id -
BACAKORANCURUP.COM - Bagi kebanyakan anak, bau badan merupakan bagian dari proses tumbuh kembang. Anak-anak mulai memiliki bau badan saat pubertas dimulai dan hormon berubah.
Umumnya, ini terjadi saat anak perempuan berusia 8–13 tahun, sedangkan anak laki-laki berusia 9–14 tahun.
Dilansir dari laman Halodoc, ada beberapa daftar yang menyebabkan bau badan pada anak. Yang pertama adrenarche, adalah istilah medis untuk perubahan tubuh yang dimulai saat kelenjar adrenal menjadi lebih aktif.
Ini juga menjadi alasan kulit dan rambut berminyak, jerawat, dan rambut kemaluan yang muncul seiring dengan pubertas.
BACA JUGA:Resep Nugget Tempe, Ide Bekal Anak!
BACA JUGA:Stop Prokrastinasi Sekarang ! Ini Cara Ampuh Hentikan Kebiasaan Menunda yang Merusak Mental
Keringat yang meningkat pada anak laki-laki dan perempuan puber, terutama di area ketiak dan selangkangan karena kelenjar apokrin matang di bawah rangsangan hormon. Peningkatan aktivitas hormonal inilah yang menyebabkan keringat berbau.
Penyebab kedua karena kebiasaan mandi yang buruk, hal ini mungkin menjadi penyebab bau badan pada anak-anak.
Terkadang, bukan cuma mandi setiap hari akan tetapi kualitas mandi itu juga penting. Contohnya, anak mungkin saja hanya membilas tubuhnya dengan air atau mengaplikasikan sabun sedikit atau cuma di beberapa bagian tubuh. Ajarilah anak untuk membersihkan tubuhnya dengan sabun secara menyeluruh
Yang ketiga karena berlebihan berat badan, karena saat berat badan bertambah hingga membentuk lipatan. Lipatan-lipatan ini dapat menampung keringat dan bakteri, yang menciptakan kondisi ideal untuk bau badan yang kuat.
Yang keempat karena makanan, makanan yang mengandung sulfur dapat menyebabkan bau badan. Saat anak mengonsumsi makanan ini, sulfur dapat menumpuk dan keluar melalui kelenjar keringat ekrin. Hal ini dapat membuat bau badan makin kuat.
Beberapa makanan yang mungkin ingin dicoba untuk dikurangi dari pola makan anak antara lain Bawang bombai, Bawang putih, Brokoli, Kubis, Kembang kol, Makanan yang mengandung monsodium glutamat (MSG), Rempah-rempah tertentu seperti jinten dan bubuk kari dan kafein.
Yang kelima karena Hiperhidrosis, Hiperhidrosis ini disebabkan oleh kelenjar keringat yang terlalu aktif. Saat orang dengan kondisi ini berkeringat, biasanya mereka berkeringat pada satu atau dua area tubuh, seperti ketiak, kepala, kaki, atau telapak tangan.
Meskipun keringat itu sendiri tidak berbau, tetapi volume keringat yang lebih banyak pada hiperhidrosis memberi tubuh lebih banyak kesempatan untuk bercampur dengan bakteri dan menghasilkan bau.