Kulit Bisa Jadi Cermin Kesehatan Ginjal, Ini Gejala yang Harus Dikenali !
IST Kulit gatal-gatal--
BACAKORANCURUP.COM - Penyakit ginjal bukan lagi masalah kesehatan yang hanya menyerang orang tua. Kini, semakin banyak anak muda yang mengalami gangguan pada organ vital ini.
Sayangnya, banyak orang tidak menyadari bahwa ginjal yang bermasalah bisa menunjukkan tanda-tanda melalui kulit. Padahal, mengenali gejalanya sejak awal sangat penting agar kerusakan tidak semakin parah.
Ginjal adalah organ yang bekerja tanpa henti setiap hari. Bentuknya kecil, namun fungsinya sangat besar. Tugas utamanya adalah menyaring darah, membuang limbah, serta menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit tubuh.
Selain itu, ginjal juga berperan dalam mengatur tekanan darah, memproduksi hormon, hingga menjaga kesehatan tulang.
BACA JUGA:Tidur Nyenyak dan Pikiran Tenang Berkat Mandi Air Garam, Ini Penjelasannya !
BACA JUGA:Musim Hujan Tak Tentu, Chikungunya Mengancam Indonesia !
Ketika ginjal tidak berfungsi dengan baik, proses penyaringan racun dari darah menjadi terganggu. Akibatnya, berbagai zat berbahaya menumpuk dan menyebar ke seluruh tubuh.
Kondisi inilah yang kemudian memunculkan gejala pada berbagai organ, termasuk kulit yang merupakan lapisan terluar tubuh.
Menurut laporan Akademi Dermatologi Spanyol (ACTAS), pasien dengan penyakit ginjal kronis sering menunjukkan perubahan pada kulit maupun kuku. Bahkan, kondisi kuku dapat dijadikan indikator penting untuk menilai kadar albumin dan urea dalam tubuh, yang menjadi penanda kesehatan ginjal.
Sebagian besar masalah kulit biasanya muncul pada penderita penyakit ginjal stadium lanjut. Tak jarang, keluhan kulit ini sangat mengganggu kenyamanan bahkan menurunkan kualitas hidup pasien.
Oleh karena itu, mengenali gejala sejak dini dapat membantu deteksi lebih cepat.
Berikut adalah beberapa tanda gangguan ginjal yang bisa dikenali melalui kulit, berdasarkan informasi dari berbagai sumber kesehatan :
1. Kulit kering, kasar, dan gatal
Gangguan ginjal dapat menyebabkan ketidakseimbangan mineral dalam darah. Hal ini membuat kulit menjadi kering, tegang, bahkan bersisik seperti kulit ikan. Rasa gatal bisa muncul terus-menerus dan sulit diatasi. Kondisi ini umumnya dialami pasien ginjal kronis yang sudah memasuki tahap lanjut atau yang menjalani dialisis.