Marc Marquez 6 Kali Beruntun Juara Sprint Race
Pata juara Sprint Race MotoGP Austria 2025.--
BACAKORANCURUP.COM - Marc Marquez yang merupakan bintang Ducati 2025 tampil dominan di sesi Sprint Race MotoGP Austria 2025 di Sirkuit Red Bull Ring, Sabtu malam, 16 Agustus 2025. Meski kualifikasinya hanya start dari posisi keempat, MArquez sukses jadi juara.
Itu adalah kemenangan Sprint Race keenam beruntun bagi Marc Marquez. Dan total kemenangan ke-12 musim ini. Alhasil, ia kini menjauh dari sang adik, Alex Marquez (Gresini) di klasemen. Selisih mereka mencapai 123 poin (393-270).
"Hari ini, kesalahan di kualifikasi sedikit merugikan kami," ungkap Marc Marquez kepada situs resmi MotoGP. "Nah, ketika aku harus start dari posisi keempat, aku tahu lap pertama itu sangat penting," lanjutnya.
Alex Marquez, yang memimpin Sprint Race sampai lap kesembilan harus rela finis di belakang sang kakak. Podium Sprint Race dilengkapi oleh pembalap muda KTP Pedro Acosta.
Sementara itu, Marco Bezzecchi (Aprilia) yang start dari pole position harus puas di posisi keempat. Sedangkan rekan setim Marc Marquez, Pecco Bagnaia, justru gagal finis akibat masalah teknis di motornya.
Adapun Marco Bezzecchi memulai Sprint Race MotoGP Austria 2025 yang berlangsung 14 lap dari posisi terdepan. Ia ditemani Alex Marquez dan Pecco Bagnaia di front row.
Balapan dimulai dalam kondisi lintasan kering dengan suhu aspal mencapai 43°C. Mayoritas pembalap memilih kombinasi ban medium–soft.
Setelah lampu start padam, Alex Marquez langsung melesat. Ia disusul Marc Marquez yang naik ke posisi dua, serta Bezzecchi di belakangnya. Lho, di mana Pecco?
Rupanya, balapan Pecco Bagnaia berantakan sejak awal karena ia mengalami wheelspin (ban berputar di tempat) yang parah saat start. Hal itu membuatnya melorot dari posisi ketiga ke posisi 14.
Dalam balapan, masalah ban belakang Pecco yang lunak rupanya tidak berhenti. Hal itu akhirnya memaksa juara dunia dua kali itu keluar lintasan di Tikungan 1 pada lap kedelapan. Sebelum akhirnya mundur ke pit pada lap berikutnya. Balapan Pecco selesai.
Sementara itu, dua bersaudara Marquez melaju beriringan selama sembilan lap pertama. Alex Marquez, yang ada di depan, sempat memperlebar jarak menjadi lebih dari setengah detik.
Namun, sedikit kesalahan membuyarkan kemenangan yang tinggal lima lap lagi.
Sedikit getaran di bagian depan motor Alex saat ia keluar dari chicane Tikungan 2 di awal lap 10 memungkinkan Marc mendapatkan celah untuk menyalip. Ia pun mengambil alih pimpinan di Tikungan 3.
Pembalap 32 tahun itu langsung menciptakan jarak setengah detik dari sang adik. Sebelum akhirnya finis dengan keunggulan lebih dari satu detik. Tepatnya 1,180 detik.