Warga Rejang Lebong Cemas, Anjing Diduga Rabies Serang Anak-Anak
Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan RL saat mengunjungi rumah korban serangan hewan liar.-Ist/CE -
BACAKORANCURUP.COM - Serangan anjing liar diduga rabies menimbulkan keresahan di tengah masyarakat Curup, Kabupaten Rejang Lebong. Kabar terbaru pada Kamis (4/9) siang, seekor anjing diduga terjangkit rabies menyerang anak-anak di Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Curup Timur.
Sontak peristiwa itu membuat warga panik apalagi banyak sekali akun sosial media yang menyebarkan video-video korban serangan anjing liar diduga rabies tersebut.
BACA JUGA:Kejari Rejang Lebong Dalami Dugaan Tersangka Baru Kasus Korupsi RSUD Curup
BACA JUGA:32 Mahasiswa Baru AKREL Ikuti PKKMB, Ditempa Disiplin dan Penguatan Karakter
Dalam postingan itu seorang anak mengalami luka gigitan di bagian telinga, paha, hingga punggung.
Kondisi ini sontak menimbulkan kekhawatiran besar, terutama di kalangan orang tua yang khawatir keselamatan buah hati mereka.
Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Rejang Lebong, drh Wenny Haryanti, mengonfirmasi kejadian tersebut.
BACA JUGA:RSUD Rejang Lebong Fokus Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan
BACA JUGA:Program Bunga Desa, Bupati Rejang Lebong Ngantor di Air Lanang dan Tampung Aspirasi Warga
Menurutnya, saat tim turun ke lapangan, anjing yang menyerang sudah dibunuh warga. “Ketika kami datang, hewan itu sudah tidak ada. Jadi kami tidak bisa memastikan apakah anjing itu positif rabies atau tidak melalui observasi,” kata Wenny.
Meski begitu, korban gigitan telah mendapatkan suntikan vaksin anti rabies (VAR) sebagai langkah penanganan cepat.
“Semua korban sudah diberikan vaksin. Ini penting untuk mencegah penularan virus rabies ke tubuh manusia,” jelasnya.
Wenny menambahkan, kasus ini menjadi pengingat serius bahwa rabies adalah penyakit berbahaya yang bisa berakibat fatal bila tidak segera ditangani.
Ia juga mengimbau masyarakat agar waspada terhadap hewan liar maupun peliharaan yang dibiarkan berkeliaran bebas.