20 Rumah Program Bedah Rumah Gagal Terealisasi di Rejang Lebong, Ini Kata Bupati Fikri
Ist/CE Bupati Rejang Lebong H.M. Fikri, S.E., M.Ap.--
BACAKORANCURUP.COM – Bupati Rejang Lebong, H. M. Fikri SE, MAP, angkat bicara terkait persoalan program bedah rumah yang hingga kini belum kunjung terlaksana. Sedikitnya, terdapat 20 rumah di lembak yang sudah ditetapkan dalam Surat Keputusan (SK) tahun 2024, namun gagal direalisasikan.
Menurut Bupati Fikri, para penerima program sudah menaruh harapan besar hingga merobohkan sebagian bangunan rumah lama yang hendak direnovasi.
Bahkan, mereka telah berhutang di toko bangunan karena menunggu pencairan anggaran yang tak kunjung datang.
BACA JUGA:THL Satpol PP Ditemukan Tewas Tergantung
BACA JUGA:Pasca dikeluhkan langka oleh warga, Bupati Fikri Sidak pangkalan gas Lpg
“Memang ada sekitar 20 rumah yang gagal dilaksanakan. Masalahnya, anggaran yang seharusnya diterima penerima program tidak kunjung turun. Padahal mereka sudah merobohkan rumah dan bahkan berhutang untuk beli bahan bangunan,” jelasnya.
Fikri menambahkan, persoalan ini sudah dibahas dalam rapat bersama pihak terkait. Namun karena tahun anggaran telah berganti, SK sebelumnya otomatis diberhentikan. Untuk itu, perlu ada pembaruan SK dengan kriteria yang baru.
BACA JUGA:Eks Gubernur Bengkulu Putuskan Tak Banding
BACA JUGA:40 Kepsek di Rejang Lebong Belum Definitif, Ini Kata Kadis Dikbud
“Karena tahun sudah berubah, maka SK yang lama diberhentikan. Kita pakai kriteria baru sesuai aturan yang berlaku. Setelah dilakukan survei ulang, ternyata dengan kriteria yang baru sebagian sudah tidak masuk kategori layak lagi,” ujarnya.
Meski demikian, Bupati menegaskan bahwa hal ini bukan permasalahan besar dan pemerintah daerah tidak akan lepas tangan. Ia berkomitmen mencari solusi agar masyarakat yang terdampak tetap mendapatkan perhatian.
“Tidak istilah dalam bupati fikri itu pekerjaan pemimpin sebelumnya. Saat ini, Kami yang diamanatkan insyaallah kami akan akan menyelesaikan permasalahan ini ,” tutupnya.