Stok Blangko Aman, Perekaman e-KTP Terkendala Jaringan
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Rosita.-Razik/CE -
BACAKORANCURUP.COM – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Rejang Lebong memastikan ketersediaan blangko KTP elektronik (e-KTP) masih aman hingga akhir tahun 2025.
Saat ini, tercatat ada sekitar 8.000 keping blangko yang siap dicetak untuk melayani kebutuhan administrasi kependudukan masyarakat.
Kepala Disdukcapil Rejang Lebong, Rosita, menyampaikan pihaknya tetap berkomitmen memberikan pelayanan maksimal, termasuk melalui program jemput bola bagi warga yang belum melakukan perekaman.
BACA JUGA:Pembangunan Sekolah Rakyat di Rejang Lebong Masuk Tahap Kedua
BACA JUGA:Tiga Lokasi di Rejang Lebong Lolos Survei, Dapur MBG Segera Dibangun
Namun, sejak beberapa bulan terakhir, pelaksanaan perekaman terkendala gangguan jaringan secara nasional sehingga aktivitas hanya bisa dilakukan di kantor Disdukcapil, baik di Mall Pelayanan Publik (MPP) Eks RSUD Curup.
“Stok blangko Alhamdulillah aman hingga akhir tahun, ada sekitar 8.000 keping yang siap digunakan. Hanya saja, kendala jaringan membuat perekaman sementara hanya bisa di kantor Disdukcapil,” ungkap Rosita, Senin (8/9).
Ia menuturkan, kondisi ini berdampak pada terbatasnya kegiatan jemput bola yang selama ini menjadi strategi mempercepat pelayanan. Padahal, masih ada sebagian masyarakat di Rejang Lebong yang belum memiliki KTP elektronik. Untuk itu, Rosita.
BACA JUGA:Upaya Tekan Inflasi dan stabilitas Harga, Pasar Murah Bakal Rutin digelar
BACA JUGA:40 Kepsek di Rejang Lebong Belum Definitif, Ini Kata Kadis Dikbud
“Jemput bola sebenarnya penting sekali. Karena kendala jaringan, kami harapkan aparat desa dan kelurahan bisa memfasilitasi warganya agar datang langsung ke kantor, sehingga proses perekaman tetap berjalan,” jelasnya.
Rosita menambahkan, masyarakat tidak perlu khawatir terkait ketersediaan blangko. Selama stok masih mencukupi dan data hasil perekaman sudah masuk ke sistem pusat, pencetakan KTP bisa segera dilakukan.
“Jika proses perekaman tidak terkendala, biasanya data cepat diproses dan KTP elektronik bisa langsung dicetak,” pungkasnya.