Baca Koran curupekspress Online - bacakorancurup.com

Argentina Kalah Tipis 0-1 dari Ekuador, Ini Penyebabnya

Laga Argentina vs Ekuador.--

BACAKORANCURUP.COM - Argentina harus mengakui keunggulan Ekuador dengan skor tipis 0-1 dalam laga terakhir kualifikasi Piala Dunia 2026. Dalam duel panas ini diwarnai dua kartu merah, termasuk untuk bek senior Argentina, Nicolas Otamendi.

Adapun sejak awal pertandingan, Ekuador tampil lebih dominan dengan menciptakan sejumlah peluang berbahaya. 

Kiper Emiliano “Dibu” Martínez beberapa kali menjadi penyelamat Argentina lewat refleks gemilang, sementara Leonardo Balerdi melakukan blok krusial di kotak penalti. 

Akan tetapi Argentina kesulitan mengembangkan permainan akibat tekanan tinggi dari tim tuan rumah. Petaka datang di babak pertama ketika Otamendi melakukan dorongan kepada Enner Valencia.

Wasit tanpa ragu mengeluarkan kartu merah. Hukuman ini membuat sang bek veteran dipastikan absen di laga perdana Piala Dunia mendatang.

BACA JUGA:Barcelona Dihantam Krisis Cedera Pemain

BACA JUGA:Federal Oil Kasih Apresiasi Kemenangan Alex Marquez di Catalunya

Setelah kartu merah, Lionel Scaloni melakukan rotasi cepat dengan memasukkan Juan Foyth menggantikan Giuliano Simeone, sementara ban kapten berpindah ke tangan Rodrigo De Paul. Pertandingan semakin memanas setelah Nicolás Gonzalez mendapat sikutan dari Piero Hincapié hingga mulutnya berdarah, tetapi insiden tersebut hanya berbuah kartu kuning. Drama terjadi di masa injury time babak pertama di laga Ekuador vs Argentina.

Nicolas Tagliafico berusaha menyundul bola, tetapi tangannya mengenai wajah pemain Ekuador.

Wasit meninjau VAR dan menghadiahkan penalti untuk tuan rumah.

Enner Valencia sukses mengeksekusi dengan tenang, membawa Ekuador unggul 1-0.

Memasuki babak kedua, giliran Moisés Caicedo menerima kartu merah sehingga kedua tim bermain dengan 10 pemain.

Lionel Scaloni menambah daya gedor dengan memasukkan Julian Alvarez, Franco Mastantuono, Nahuel Molina, dan Giovani Lo Celso. 

Meski begitu, Argentina tetap gagal menembus pertahanan solid Ekuador hingga peluit panjang berbunyi.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan