Baca Koran curupekspress Online - bacakorancurup.com

RSUD Curup Segera Pulihkan Layanan Cuci Darah, Cari Mitra Baru untuk Pasokan Medis

RSUD Curup.-RAZIK/CE -

BACAKORANCURUP.COM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Curup berupaya menghidupkan kembali layanan hemodialisa atau cuci darah yang sempat terhenti akibat kendala logistik.

Manajemen rumah sakit kini tengah menjajaki kerja sama dengan mitra baru agar ketersediaan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) bisa terjamin.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Curup, Nova Friska Elianti, M.Kes mengatakan, kerja sama dengan penyedia sebelumnya terpaksa dihentikan karena tidak mampu memenuhi kebutuhan pasokan.

Padahal, ketersediaan BMHP sangat vital untuk keberlangsungan tindakan medis bagi pasien gagal ginjal.

“Tanpa BMHP, layanan hemodialisa tidak bisa berjalan. Sementara kebutuhan pasien di Rejang Lebong cukup tinggi,” jelas Nova.

BACA JUGA:Bupati Rejang Lebong Terima Kunjungan Pangdam XXI Radin Inten Lampung

BACA JUGA:Loka POM Rejang Lebong Gelar Bimtek Distributor Obat Bahan Alam, Tekankan Bahaya OBA Mengandung BKO

Data RSUD mencatat, sedikitnya 92 pasien Hemodialisa di daerah ini harus menjalani terapi cuci darah secara rutin dua kali dalam seminggu. Terhentinya layanan membuat pasien dan keluarga terpaksa mencari alternatif pengobatan ke luar daerah, yang tentu menambah beban biaya dan risiko kesehatan.

Menurut Friska, pihaknya saat ini masih melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah, khususnya bupati, agar mitra baru yang dipilih benar-benar memiliki kredibilitas serta mampu menjamin keberlangsungan layanan.

“Kami berharap kerja sama ini segera tuntas sehingga pelayanan bisa kembali dibuka dalam waktu dekat,” ujarnya.

Selain mengupayakan pemulihan layanan HD, RSUD Curup juga menargetkan peningkatan mutu perawatan dengan memperkuat kompetensi tenaga medis serta fasilitas penunjang. Langkah ini dilakukan agar pasien tidak hanya mendapatkan layanan kembali, tetapi juga kualitas perawatan yang lebih optimal.

“Ini adalah komitmen kami untuk menjawab keresahan masyarakat. Pasien gagal ginjal membutuhkan layanan ini secara mutlak, sehingga pemulihan pelayanan menjadi prioritas utama,” tegas Nova

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan