Baca Koran curupekspress Online - bacakorancurup.com

Bupati Rejang Lebong Audiensi ke Kemenhut, Bahas Soal Ini

Pelaksanaan audiensi Bupati Fikri dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).-Rzik/CE -

BACAKORANCURUP.COM - Bupati Rejang Lebong, HM Fikri Thobari, SE, MAP kembali melakukan audiensi dengan pihak Kementerian. Kali ini audensi dilakukan Bupati bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Selasa (23/9).

Adapun informasi terhimpun wartawan, pertemuan tersebut membahas rencana pemanfaatan air dari kawasan hutan lindung untuk mendukung program cetak sawah rakyat di Kabupaten Rejang Lebong. 

Dalam audiensi yang berlangsung di ruang rapat Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE), Bupati Fikri diterima langsung oleh Direktur Pemanfaatan Jasa Lingkungan, Dr. Nandang Prihadi, S.Hut., M.Sc.

Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari pembahasan antara Menteri Pertanian bersama KLHK saat kunjungan kerja ke Bengkulu pada 17 September lalu, terkait percepatan program cetak sawah rakyat sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan nasional. 

BACA JUGA:Wabup Kepahiang Sidak Proyek Infrastruktur, Ini Hasilnya

BACA JUGA:Pemkab Rejang Lebong Bentuk Satgas Optimalisasi PAD

Bupati Fikri menegaskan, Pemkab Rejang Lebong siap mendukung penuh program cetak sawah rakyat tersebut. Namun ia menekankan, pemanfaatan air dari hutan lindung harus dilakukan secara hati-hati agar tidak merusak fungsi konservasi. 

“Kami berkomitmen untuk mengembangkan sektor pertanian, khususnya program cetak sawah rakyat, tetapi tetap menjaga kelestarian hutan lindung agar keberlanjutan ekosistem tetap terjamin,” ujar Bupati Fikri. 

Sementara itu, Dr. Nandang Prihadi menyambut baik usulan dari Pemkab Rejang Lebong. Ia menyampaikan pihaknya akan melakukan kajian mendalam sebelum mengambil keputusan, sehingga pemanfaatan air hutan lindung dapat berjalan tanpa mengganggu fungsi kawasan konservasi. 

Adapun Pemkab Rejang Lebong menargetkan perluasan sawah baru seluas 1.075 hektare pada tahun 2025, yang tersebar di beberapa kecamatan, termasuk Desa Tanjung Gelang dan Desa Sukarami. Pada tahun 2026, target akan ditingkatkan menjadi 2.500 hektare dengan fokus di Kecamatan Kota Padang, Selupu Rejang, dan Bermani Ulu Raya. 

Bupati Fikri menambahkan, program cetak sawah rakyat ini diharapkan tidak hanya meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan jangka panjang serta mendongkrak kesejahteraan petani melalui peningkatan pendapatan dan akses terhadap lahan pertanian baru.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan