Baca Koran curupekspress Online - bacakorancurup.com

Tips Cerdas Rawat Kulit Sebelum Pernikahan, Hasilnya Bikin Pangling

Tampilan yang memukau Syifa Hadju di acara Siraman. (Foto : @syifahadju)-ist-

 

BACAKORANCURUP.COM - Dokter spesialis dermatologi, venereologi, dan estetika dari Klinik Dermalogia, dr. Arini Astasari Widodo, SM, Sp.DVE, FINDSV, menegaskan bahwa perawatan kulit menjelang pernikahan sebaiknya tidak dilakukan secara terburu-buru.

Ia menyarankan agar calon pengantin mulai merawat kulit setidaknya enam bulan sebelum hari pernikahan guna memperoleh hasil yang optimal.

Dalam keterangannya di Jakarta, Arini menjelaskan bahwa perawatan kulit merupakan proses jangka panjang yang membutuhkan konsistensi. Hasil yang sehat dan bertahan lama tidak dapat dicapai secara instan tanpa dasar perawatan yang tepat.

Oleh karena itu, rutinitas perawatan yang teratur menjadi kunci utama dalam memperbaiki kondisi kulit secara menyeluruh.

Menurutnya, jangka waktu enam bulan dianggap ideal karena sebagian besar perawatan kulit membutuhkan waktu untuk menunjukkan hasil yang signifikan. Selain itu, kulit juga memerlukan fase pemulihan setelah menjalani prosedur tertentu, seperti peeling, laser, atau perawatan intensif lainnya.

Jika dilakukan terlalu dekat dengan hari pernikahan, risiko iritasi atau reaksi negatif justru dapat meningkat dan mengganggu penampilan pada momen penting tersebut.

Sejalan dengan itu, berbagai sumber dermatologi menyebutkan bahwa siklus regenerasi kulit berlangsung sekitar 28 hari pada orang dewasa muda, dan bisa lebih lama seiring bertambahnya usia. Artinya, perubahan kondisi kulit membutuhkan beberapa siklus untuk terlihat jelas.

Oleh karena itu, perawatan yang dimulai lebih awal akan memberikan waktu yang cukup bagi kulit untuk beradaptasi dan memperbaiki diri secara alami.

Arini juga mengingatkan agar calon pengantin tidak mencoba produk atau metode perawatan baru menjelang hari H. Hal ini penting untuk menghindari kemungkinan alergi, breakout, atau efek samping lain yang tidak diinginkan. Ia menyarankan agar semua produk yang digunakan sudah teruji cocok dengan kondisi kulit masing-masing, baik melalui konsultasi dengan dokter maupun uji coba sebelumnya.

Selain perawatan dari luar, faktor gaya hidup turut berperan besar dalam menentukan kesehatan kulit. Pola makan seimbang yang kaya akan vitamin, terutama vitamin C dan E, serta asupan air yang cukup, dapat membantu menjaga kelembapan dan elastisitas kulit.

Tidur yang cukup dan manajemen stres juga menjadi faktor penting, karena stres berlebih dapat memicu masalah kulit seperti jerawat dan kulit kusam.

Pada hari pelaksanaan pernikahan, kondisi kulit yang diharapkan adalah lembap, halus, tidak mengalami pengelupasan, serta bebas dari penumpukan sel kulit mati. Kondisi ini memungkinkan riasan menempel dengan sempurna dan tampak lebih natural. Make-up artist umumnya juga lebih mudah mengaplikasikan riasan pada kulit yang sehat dan terawat.

Belakangan ini, topik perawatan kulit sebelum menikah semakin ramai diperbincangkan di media sosial. Hal ini dipicu oleh unggahan foto pranikah sejumlah figur publik yang menampilkan kulit wajah yang tampak bersih dan bercahaya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan