Joan Mir Gabung Gresini Racing Demi Selamatkan Ini
Joan Mir Gabung Gresini Racing Demi Selamatkan Ini-Ist-
BACAKORANCURUP - Ducati Gresini Racing resmi memilih Joan Mir untuk berpasangan dengan rookie Daniel Holgado mulai musim depan. Keputusan ini langsung memicu gelombang diskusi hangat di sepanjang paddock MotoGP.
Langkah Gresini memboyong Mir terbilang berani. Fakta menunjukkan bahwa pembalap asal Spanyol tersebut memiliki rekor gagal finis (did not finish/DNF) yang cukup tinggi di kelas utama sejak bergabung dengan Repsol Honda pada awal 2023.
Meski beberapa kali menunjukkan kecepatan yang menjanjikan, performa Mir lebih sering berakhir di area kerikil (gravel), sebuah catatan yang disadari betul oleh tim-tim kompetitor.
Namun, Direktur Olahraga Gresini Racing, Michele Masini, pasang badan membela keputusan tersebut.
"Saya sangat bangga dengan proyek baru ini. Ini akan menjadi tantangan unik, tidak hanya dari segi pembalap tetapi juga teknis, mengingat adanya perubahan regulasi, motor baru, serta ban Pirelli baru," ujar Michele Masini di sela-sela event World Ducati Week, dikutip dari GPOne.
"Kami telah membentuk tim yang sangat lengkap. Di satu sisi, kami memiliki pembalap yang sangat berpengalaman. Kami akan bekerja sama dengannya untuk membantu menemukan kembali performa terbaik serta kegembiraan berkendara di level tertinggi," lanjut Masini.
Bersama Gresini Racing, Mir akan mewarisi jatah motor Desmosedici dengan spesifikasi setara tim pabrikan Ducati, mirip dengan fasilitas yang dinikmati Alex Marquez musim ini.
Sepanjang kariernya di MotoGP, Mir selalu membela tim pabrikan, mulai dari Suzuki hingga Honda. Kini, ia mengikuti jejak mantan rekan setimnya di Repsol Honda, Marc Marquez, yang juga pernah meniti kebangkitan bersama skuad satelit asal Faenza ini.
Di sisi lain garasi, sang rekan setim yang berstatus rookie, Daniel Holgado, diperkirakan akan menunggangi Ducati Desmosedici 850cc dengan spesifikasi tim satelit untuk musim depan.
CEO Gresini Racing, Nadia Padovani, turut memberikan pandangan menarik terkait kombinasi senior-junior ini. Isri mendiang Fausto Gresini tersebut menegaskan komitmen timnya sebagai tempat bernaung yang ideal.
"Yang satu berada di awal kariernya di MotoGP, sementara yang lain ingin bangkit, kembali ke performa terbaik, dan mewujudkan potensi sepenuhnya. Kami ingin menjadi tempat yang tepat bagi mereka berdua untuk berkembang," tutur Nadia Padovani.
Pernyataan ini mengindikasikan bahwa Gresini optimistis mampu memoles kedua pembalap baru tersebut menjadi penantang serius di barisan depan.
Optimisme ini bukan tanpa dasar. Gresini punya rekam jejak mentereng dalam merehabilitasi karier pembalap. Contoh paling nyata adalah Alex Marquez yang bergabung sejak 2023. Pembalap bernomor 73 itu sukses menyabet gelar runner-up MotoGP musim 2025 di belakang sang kakak sekaligus juara dunia, Marc Marquez.