Baca Koran curupekspress Online - bacakorancurup.com

Deretan Pemain Eropa Perkuat Timnas U-23

Ist Timnas Indonesia U23. --

BACAKORANCURUP.COM - Timnas Indonesia U-23 mencatatkan performa solid di ajang Piala AFF U-23 2025, meski harus puas menjadi runner-up usai kalah dari Vietnam di final.

Tercatat selama lima pertandingan di Piala AFF U-23 2025, Garuda Muda mencatatkan 3 kemenangan, 1 hasil imbang, dan 1 kekalahan.

Secara permainan, skuad asuhan Gerald Vanenburg menunjukkan peningkatan signifikan, terutama dalam hal akurasi passing dan penguasaan bola (ball possession).

Menurut data dari situs ASEAN United, rata-rata ball possession Indonesia mencapai 71,2 persen di sepanjang turnamen—angka yang sangat impresif.

Namun, statistik apik ini tidak sejalan dengan produktivitas gol. Di luar kemenangan besar atas Brunei Darussalam, Indonesia hanya mencetak 1 gol dari 4 pertandingan lainnya.

Diduga, penyebab utama mandeknya serangan adalah dominasi penguasaan bola yang terlalu sering terjadi di area pertahanan sendiri, serta kurang efektifnya lini tengah dalam mengalirkan bola ke depan.

Selain itu, Garuda Muda juga terlalu bergantung pada striker naturalisasi, James Reven, yang menjadi satu-satunya tumpuan mencetak gol.

Permainan berbasis ball possession memang terlihat rapi dan mendominasi, namun tanpa diiringi penyelesaian akhir yang tajam, semua itu tak membuahkan hasil maksimal. 

Evaluasi besar harus dilakukan, terutama dalam hal kreativitas lini tengah dan efektivitas serangan.

Kesit Budi Handoyo, pengamat sepak bola nasional, menilai Indonesia perlu melakukan pembenahan serius sebelum memasuki Kualifikasi Piala Asia U-23 2026.

Ia menyebut minimnya waktu persiapan menjadi salah satu penyebab tim belum tampil maksimal.

Untuk itu, diperlukan uji coba melawan tim-tim kuat Asia sebelum menghadapi Korea Selatan, Laos, dan Makau di fase kualifikasi.

Kesit juga menyarankan agar pelatih Vanenburg mencari opsi taktik baru, seperti penggunaan false nine (striker semu), serta melibatkan pemain-pemain tengah dalam skema penyerangan.

Disisi lain menghadapi turnamen yang lebih berat di tahun depan, Timnas U-23 berencana memanggil pemain-pemain diaspora asal Eropa.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan