MU Ditahan Everton 2-2, Tetap Keluar Jadi Juara!
Selebrasi pemain MU.--
BACAKORANCURUP.COM - Manchester United ditahan imbang Everton dalam laga terakhir Summer Series 2025 di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, AS. Meski sempat unggul dua kali melalui penalti Bruno Fernandes dan gol spektakuler Mason Mount, Setan Merah harus puas bermain imbang karena kesalahan pertahanan yang kembali menghantui.
Ini menjadi langkah mundur setelah dua kemenangan sebelumnya di New Jersey dan Chicago.
Penampilan inkonsisten United menunjukkan bahwa problem utama musim lalu—yakni lemahnya sektor pertahanan-belum juga teratasi oleh manajer Ruben Amorim.
Serangan Meyakinkan, Pertahanan Masih Mengkhawatirkan
Amorim menurunkan formasi menyerang dengan Bruno Fernandes, Matheus Cunha, dan rekrutan baru Bryan Mbeumo sebagai trio depan yang dinamis.
Man Utd tampil dominan dalam penguasaan bola dan menciptakan banyak peluang, terutama lewat pergerakan cepat dari Amad Diallo dan umpan-umpan terobosan Fernandes.
Matheus Cunha hampir membuka keunggulan lebih awal namun dua peluang emasnya gagal membuahkan gol.
Sebaliknya, Everton justru sempat mengancam lebih dulu melalui Jake O’Brien yang membentur tiang gawang memanfaatkan bola muntah dari tendangan bebas James Garner.
Gol pembuka akhirnya tercipta lewat penalti Fernandes pada menit ke-18 setelah Amad dijatuhkan Tarkowski di kotak terlarang. Tanpa bantuan VAR di Summer Series, keputusan wasit tetap berdiri meski sempat menuai perdebatan.
Disisi lain kelemahan utama United terlihat jelas saat gelandang baru, Manuel Ugarte, melakukan kesalahan mendasar di area pertahanan sendiri.Ugarte kehilangan bola dan memberi ruang bagi Iliman Ndiaye untuk menyamakan kedudukan lewat tendangan setengah voli.
Mason Mount sempat menghidupkan asa lewat gol cantik hasil umpan lambung Fernandes, tapi pertahanan kembali bobol setelah bola liar dari intersepsi Amad justru mengenai Ayden Heaven dan berakhir menjadi gol bunuh diri.
Meski lini depan terlihat menjanjikan dengan fleksibilitas posisi dan kreativitas tinggi, United tetap belum bisa menutup lubang di lini tengah yang kerap terbuka. Kehadiran Ugarte belum mampu menjadi solusi bagi pertahanan, sementara Kobbie Mainoo dan De Ligt juga belum tampil konsisten.
Rasmus Hojlund pun menunjukkan frustrasi di akhir laga saat tembakan rekannya, Patrick Dorgu, membentur tiang dan gagal dimanfaatkan. Manchester United harus segera memperbaiki transisi bertahan jika ingin tampil kompetitif di awal musim Premier League.