Inter Raih Kemenangan Sempurna Lawan Union SG, Sekor Akhir 4-0
ist Skuad Inter Milan vs Union SG.--
BACAKORANCURUP.COM - Inter Milan mencatat start meyakinkan dengan membukukan kemenangan ketiga beruntun pada pekan ketiga fase liga. Inter berkunjung ke markas tim debutan Union Saint-Gilloise, Stadion Lotto Park, Brussels. Dalam lawatan tersebut, Inter tanpa kenal ampun menghukum tuan rumah dengan skor 4-0. Inter menjaga tren tujuh kemenangan berturut-turut di semua kompetisi. Pasukan Cristian Chivu tak tergoyahkan meski harus dirotasi akibat cedera Marcus Thuram.
Denzel Dumfries dan Lautaro Martinez mencetak gol pembuka, Hakan Calhanoglu mengeksekusi penalti, dan Francesco Pio Esposito mencetak gol perdana di Liga Champions. Komplet.
Hasilnya, mereka bertengger di posisi kedua klasemen sementara fase liga dengan 9 poin. Hanya kalah selisih gol dari Paris Saint-Germain yang memuncaki klasemen (9-10).
"Tim ini perlu menemukan kembali kepercayaan dirinya," kata Christian Chivu, ketika diwawancarai Sky Sport Italia. "Melupakan akhir musim lalu (kalah oleh PSG di final, Red), kekecewaan setelah ekspektasi yang begitu tinggi," paparnya.
"Tim ini perlu dipahami, diyakinkan, dan juga diguncang. Karena mereka masih memiliki semangat juang dan keinginan untuk bekerja keras agar bisa kembali ke puncak musim ini," lanjut Chivu.
Manajer asal Rumania itu secara khusus memuji Pio Esposito. Penyerang yang baru berulang tahun ke-20 itu telah mencetak gol perdana di Serie A, pertama Liga Champions, dan perdana untuk timnas senior Italia.
"Pemain muda perlu diberi kesempatan. Karena jika kita menunggu terlalu lama, tahun-tahun akan berlalu dan mereka tidak akan pernah siap," yakin Chivu.Inter Milan sempat kaget, karena Union SG langsung menekan. Mereka bahkan menciptakan empat peluang emas dalam empat menit awal.
Promise David lolos dari kawalan Stefan de Vrij dan Yann Bisseck, memaksa Yann Sommer melakukan penyelamatan krusial. Situasi corner kick melanjutkan ancaman bagi Inter Milan.
Inter tampak goyah. Namun dalam 10 menit ke depan, mereka berhasil menguasai situasi. Perlahan, juara Liga Champions 2010 itu mengambil alih kendali pertandingan.
Hakan Calhanoglu, Pio Esposito, dan Lautaro Martinez berhasil menciptakan peluang. Namun belum berhasil menembus gawang tim yang baru kali pertama lolos ke Liga Champions tersebut.
Hingga pada menit ke-41, Inter Milan memecah kebuntuan. Diawali dari tendangan sudut, Yann Bisseck menyundulnya ke arah Denzel Dumfries. Dumfries menyambutnya dengan tendangan voli akurat ke gawang Union SG. Lautaro Martinez sebenarnya nyaris menambah keunggulan. Namun ketika dihadapkan pada situasi one-on-one dengan kiper Kjell Scherpen, serangannya kandas.
Menjelang turun minum, Inter tegaskan superioritas. Menit 45+1, Alessandro Bastoni melempar umpan long ball ke Denzel Dumfries. Ia mengirimnya ke Pio Esposito.
Penyerang muda itu melihat Lautaro Martinez dalam posisi sempurna untuk mencetak gol. Ia melempar umpan ke pojok jauh sebelah kanan, yang diselesaikan dengan mudah oleh Lutaro. Inter unggul 2-0 saat jeda.
Pada babak kedua, Nerazzurri langsung tampil dengan begitu ganas. Tekanan mereka pun langsung berbuah hasil. Pada menit ke-53, heading Lautaro Martinez diblok oleh Kevin Mac Allister dengan tangan terangkat.