Kepala Pemain UAD FC Kena Tendangan Kungfu, Sanksinya Ini
Aksi tendangan kungfu yang kembali terjadi di dunia sepak bola indonesia-ist-
BACAKORANCURUP.COM - Pertandingan UAD FC vs KAFI Jogja FC di laga 32 Besar Liga 4 Zona Yogyakarta kembali diwarnai aksi tak sportif. Di mana salah satu pemain UAD FC ditendang wajahnya oleh pemain KAFI. Sangat disayangkan pemain yang melanggar tersebut hanya diganjar kartu kuning oleh wasit yang memimpin pertandingan. Masih segar dalam ingatan, aksi tendangan Kung Fu terjadi di laga Liga 4 Jawa Timur, saat PS Putra Jaya Pasuruan, ternyata terulang saat UAD vs KAFI Jogja FC, Selasa, 6 Januari 2026 .
Dalam pertandingan yang digelar di lapangan Sitimulyo itu, pemain klub KAFI bernomor punggung 2 sengaja mengangkat kaki dan melepaskan tendangan Kung Fu ke arah wajah pemain nomor punggung 24 dari UAD pada menit ke-73 saat mereka sedang unggul 1-0. Anehnya, wasit hanya memberikan kartu kuning kepada pemain KAFI. Sementara tampak pemain UAD tergeletak kesakitan sembari memegangi pipinya hingga memancing emosi pemain UAD FC dan ofisial Tim.
BACA JUGA: Viral Tendangan 'Kung Fu' Hilmi di Liga 4 Jatim
BACA JUGA: Pasangan Marwan/Aisyah Debut di BWF Super 1000
Wasit lantas menghampiri pemain UAD yang tergeletak dan langsung memintanya untuk segera bangun tanpa menginstruksikan tim medis untuk memeriksa sang pemain. Pertandingan itu kemudian dilanjutkan dan pelaku penendangan bernomor punggung 2 dari KAFI FC masuk lapangan. Aksi tendangan Kung Fu pemain KAFI ke arah wajah pemain UAD ini pun viral di media sosial.
Sebelumnya, aksi tendangan Kung Fu terjadi di Babak 32 Besar Liga 4 Jatim saat pertandingan Putra Jaya Pasuruan vs Perseta Tulungagung pada Senin, 5 Januari 2026. Akibat tendangan ala Bruce Lee itu, Pemain Perseta Firman Nugraha mengalami kejang, sesak napas, hingga retak pada tulang rusuk usai terkena tendangan kungfu brutal dari pemain PS Putra Jaya Pasuruan Muhammad Hilmi Gimnastiar.
BACA JUGA: John Herdman Resmi Jadi Pelatih Timnas Indonesia, Kontrak 2 Tahun hingga 2030
BACA JUGA:Putri KW Satu-satunya Wakil Tunggal Putri Indonesia di Malaysia Open 2026
Komite Disiplin (Komdis) Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Timur resmi menjatuhkan sanksi tegas. Hilmi diganjar sanksi larangan beraktivitas seumur hidup di sepak bola atas tindakan kekerasan terhadap pemain Perseta 1970 Tulungagung di ajang Liga 4 Jatim tersebut.